Layanan Rapid Antigen di YIA Diserbu Masyarakat

Sejumlah orang menunggu giliran untuk melakukan rapid antigen di YIA, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Minggu (20/12/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
20 Desember 2020 15:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Fasilitas pengujian rapid antigen yang disediakan anak perusahaan PT. Angkasa Pura 1, yaitu Angkasa Pura Support (APS) di Yogyakarta Internasional Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kulonprogo, dibanjiri masyarakat, Minggu (20/12/2020).

Dari pantauan Harian Jogja di posko pengujian rapid test di ruang mezzanine sisi timur YIA, sekitar pukul 10.00 WIB, tampak puluhan orang mengantri untuk menggunakan fasilitas tersebut. Antrian ini mengular sepanjang kira-kira 50 meter.

Meski demikian, protokol kesehatan terpantau masih tetap dijalankan. Seluruh orang yang ada di sana tetap memakai masker dan menerapkan physical distancing atau jaga jarak. Antrian itu juga diawasi oleh sejumlah petugas bandara.

Salah satu pengguna layanan rapid antigen di YIA, Nana Maharani, 39, mengaku sudah mengantri sejak pukul 06.00 WIB. Perempuan asal Kota Jogja ini baru mendapat giliran test sekitar pukul 10.00 WIB.

"Cukup lama sih nunggunya, hampir tiga jam lebih, tapi gapapa kok karena yang diprioritaskan itu penumpang yang mau berangkat hari ini," kata Nana saat ditemui seusai rapid test antigen di YIA.

Baca juga: Satgas Covid-19 Jogja Optimistis Wajib Tes Antigen Tak Kurangi Minat Wisatawan

Nana membutuhkan hasil rapid test antigen sebagai syarat untuk terbang ke Jakarta. Penerbangnya dijadwalkan besok Senin (21/12/2020) di YIA. Namun ia memutuskan untuk melakukan test hari ini agar tidak tergesa-gesa.

"Karena berangkatnya besok ya, jadinya saya test hari ini, nah kebetulan yang buka pada hari Minggu kan cuma di bandara ini, lainnya pada tutup, jadi saya sempetin ke sini aja," ujarnya.

Branch Manager APS YIA, Joko Setyo Pembudi mengatakan antusiasme masyarakat untuk menggunakan layanan pengujian rapid antigen di bandara YIA memang cukup tinggi. Tercatat pada Sabtu (19/12/2020) pihaknya melayani hampir 400 orang.

Jumlah itu sebenarnya melebihi batas kuota yakni 300 alat. Namun pelayanan tetap diberikan dengan menambah persediaan alat. Jam operasional posko yang semula pukul 06.00 sampai dengan 18.00 WIB, pada Sabtu kemarin juga diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB. "Antusiasme masyarakat memang sangat tinggi, bahkan kami kemarin melayani sampai pukul 23.00 WIB," kata Joko.

Joko mengatakan layanan ini sejatinya dikhususkan bagi pengguna jasa penerbangan di YIA. Namun ia tak menampik bahwa banyak juga masyarakat umum yang datang untuk melakukan uji rapid antigen di bandara ini. Menurutnya hal itu terjadi karena biaya pengujian di YIA lebih murah dibandingkan tempat lain.

Baca juga: Rapid Test: Naik Pesawat dan KA Masih Pakai Aturan Lama

Ia sebenarnya tak mempersoalkan hal itu, hanya saja untuk mengantisipasi membludaknya orang, pelayanan selanjutnya seperti pada hari ini dilakukan pembatasan. Pada hari ini pihaknya hanya akan melayani 300 orang dengan prioritas adalah penggunaan jasa penerbangan yang berangkat pada hari ini juga.

"Prioritas kami adalah penumpang yang berangkat hari ini tapi belum memiliki hasil rapid anti gen. Setelah itu selesai, dan jika masih ada stok, baru penumpang yang hendak berangkat di hari berikutnya tapi mau uji rapid antigen hari ini maka masih bisa dilayani," ujarnya.

Akses Setiap Hari

Seperti diketahui AP 1 telah menyiapkan layanan pengujian rapid antigen di YIA. Layanan ini dihadirkan untuk mengakomodir pengguna jasa penerbangan yang membutuhkan hasil uji rapid antigen. Baik itu penumpang kedatangan, keberangkatan, maupun masyarakat umum dapat menggunakan layanan ini.

"Tinggal datang ke lokasi pengujian nanti diarahkan oleh petugas," kata PTS General Manager YIA, Taochid kepada wartawan, Jumat (18/12/2020).

Layanan ini ditempatkan di mezzanin YIA sisi timur dan bisa diakses setiap hari pada pukul 06.00-18.00 WIB. Adapun harga yang dipatok untuk setiap pengujian sebesar Rp170.000.