Tebing 20 Meter Longsor Menutup Akses Jalan di Kulonprogo

Foto Ilustrasi lokasi bekas tanah longsor di Dusun Sabrang Kidul, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Rabu (11/3/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
30 Desember 2020 15:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Hujan yang mengguyur Kabupaten Kulonprogo, pada Selasa (29/12/2020) menyebabkan peristiwa tanah longsor di sejumlah titik. Salah satunya tebing setinggi 20 meter yang longsor menutup akses jalan.

Menurut laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, hujan berintensitas sedang kemarin telah menimbulkan peristiwa tanah longsor di dua lokasi, yaitu di Kalurahan Ngargosari, Kapanewon Girimulyo dan Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih.

BACA JUGA : Suara Gemuruh Selamatkan Kusnan dan Keluarganya

"Untuk sementara laporan terkait bencana tanah longsor yang kami terima ada di dua titik tersebut, saat ini kami masih melakukan pendataan lebih lanjut," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kulonprogo, Edi Wibowo, saat dikonfirmasi wartawan Rabu (30/12) siang.

Edi menjelaskan longsoran tanah di wilayah Ngargosari menimpa ruas jalan Gayam-Tugu Ireng, Dusun Petet, kalurahan setempat. Longsoran itu berasal dari tebing setinggi 20 meter. Adapun lebar longsoran sepanjang 100 meter dengan ketebalan 4,5 meter. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Akibat kejadian itu, ruas jalan Gayam-Tugu Ireng hingga saat ini belum bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Pasalnya longsoran tanah menutup akses jalan. Di tambah beberapa pohon bertumbangan hingga melintang di jalan tersebut.

BACA JUGA : Longsor di Samigaluh Kulonprogo Menutup Jalan

"Hingga kemarin malam belum dilakukan evakuasi karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan," ujarnya.

Adapun untuk wilayah Sidomulyo, longsoran tanah dilaporkan menutup akses jalan bagi warga RT 27, RW 12, Dusun Kemaras, kalurahan setempat. Peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 20.45 WIB.

Kepala Dusun Kemaras, Iksetyawan mengatakan longsoran itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun materi, tetapi akses jalan untuk keluar tidak bisa dilewati. "Ya ada 12 KK yang terisolir karena jalan yang biasa lewati longsor, dan mereka pagi tadi tidak bisa kemana mana," ujarnya.

Dia menjelaskan longsoran itu dari tebing setinggi lima meter. Adapun penyebab longsoran karena hujan mengguyur wilayah Sidomulyo sejak pagi hingga malam hari. "Sementara struktur tanah di sini labil sehingga terjadi longsoran," ujarnya.

BACA JUGA : Potongan Video Banjir dan Tanah Longsor Kulonprogo Bikin

Saat ini warga dibantu pemerintah Kalurahan Sidomulyo, Polsek dan koramil tengah melakukan kerja bakti untuk membersihkan sisa longsoran tersebut.