Kasus Covid-19 di Kulonprogo Tembus 1000 Kasus

Ilustrasi. - Freepik
01 Januari 2021 12:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kasus Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo terus meningkat. Bahkan di penghujung 2020, tepatnya Kamis (31/12/2020) ada penambahan 40 kasus baru sehingga akumulasi penderita Covid-19 di kabupaten ini telah mencapai 1010 kasus.

"Dengan penambahan ini [40 kasus baru] maka akumulasi penderita Covid-19 di Kulonprogo sudah mencapai 1010 kasus, dengan rincian 733 sembuh, 231 isolasi mandiri, 28 perawatan di rumah sakit dan 18 meninggal dunia," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati kepada awak media, Jumat (1/1/2021).

Dijelaskan, 40 kasus baru itu tersebar di 11 kapanawon, yakni Temon, Panjatan dan Lendah masing-masing satu kasus; Kokap dua kasus; Samigaluh, Sentolo dan Pengasih masing-masing tiga kasus; Wates empat kasus; Kalibawang lima kasus; Nanggulan delapan kasus dan terakhir Galur sembilan kasus.

Dari 40 kasus itu, lima penderita terkonfirmasi Covid-19 seusai pulang dari luar daerah, 16 masih dalam penelusuran dan 19 merupakan kontak erat dari kasus positif sebelumnya.

Sebagian besar penderita itu tidak menunjukkan gejala sehingga bisa isolasi mandiri di rumah. Hanya satu kasus yang menunjukkan gejala yaitu perempuan 26 asal Galur. Yang bersangkutan kini menjalani perawatan di RSUD Wates.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana mengimbau warga Kulonprogo untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19 di Bumi Menoreh.

"Prokes seperti memakai masker saat berada di luar rumah, jaga jarak, hindari kerumunan dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir, harus benar-benar diperhatikan, kami tigak ingin kasus di Kulonprogo kembali naik," ujarnya.