Pembatasan Mikro Masih Tunggu Instruksi Provinsi

Petugas medis melakukan rapid tes antigen COVID-19 kepada calon penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020). - ANTARA FOTO/Galih Pradipta
07 Januari 2021 06:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan ada instruksi dari pemerintah pusat untuk melakukan pembatasan mikro. Kebijakan ini diambil karena tingkat kesembuhan pasien corona di bawah 70%. Rencananya pembatasan itu diberlakukan mulai 11-25 Januari mendatang.

Meski demikian, untuk tindakan ia belum bisa membeberkan terkait dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, berdasarkan pembahasan melalui video konferensi masih menunggu instruksi dari provinsi sebagai acuan dalam pelaksanaan pembatasan mikro.

“Tadi [kemarin] sempat dibahas dalam video konferensi membahas masalah vaksin. Untuk pembatasan, masih menunggu arahan dan kebijakan dari Pemerintah DIY,” katanya saat dihubungi, Rabu (6/1/2020).

Baca juga: Guguran Lava Pijar Gunung Merapi Kembali Terlihat

Menurut dia, masih ada waktu untuk menetapkan kebijakan pada saat pembatasan mikro dilaksanakan. “Kan mulai tanggal 11, jadi kami masih ada waktu untuk persiapan sambil menunggu instruksi dari provinsi,” katanya.

Disinggung mengenai tingkat kesembuhan, Dewi mengaku harus melakukan penghitungan ulang karena data setiap harinya mengalami perubahan. “Kami hitung ulang dulu. Nanti, akan kami sampaikan,” katanya.