Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Penerapan PSBB mulai 11 Januari hingga 25 Januari mendatang berdampak pada aktivasi seluruh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Sleman. Fungsi Seluruh Satgas Covid-19 di tingkat Kapanewon hingga Padusunan kembali diaktifkan seperti saat awal pandemi Covid-19, Maret 2020 lalu.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmaladewi mengatakan Pemkab akan mendorong aktivasi kembali Satgas kapanewon, kalurahan dan pedusunan saat penerapan PSBB dilakukan. Aktivasi seluruh fungsi Satgas Covid-19 ini bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan PSBB. Pemkab, katanya, segera menyusun Instruksi Bupati yang berisi ketentuan dan aturan dalam PSBB.
"Aktivasi Satgas nanti seperti awal-awal pandemi Covid-19. Draft [Instruksi Bupati terkait] PSBB masih diajukan, jika sudah disetujui aturannya akan disampaikan kepada masyarakat," kata Evie, Kamis (7/1/2020).
Baca juga: DIY Resmi Terapkan PPKM Pengganti PSBB, Seperti Ini Pelaksanaannya
Pemkab, lanjut Evie, melakukan koordinasi dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 di Sleman. Koordinasi juga diikuti oleh Komandan Kodim 0732 Sleman dan Kapolres Sleman untuk mendukung penerapan PSBB.
Sekda Sleman Harda Kiswaya menerangkan Pemkab berupaya membuat aturan yang formulasinya dapat menyelaraskan kebutuhan untuk mengendalikan dan mengurangi risiko penularan Covid-19 tetapi tidak mengganggu roda perekonomian masyarakat.
"Dengan masih berputarnya kegiatan sosial dan kemasyarakatan, diharapkan roda perekonomian masyarakat masih berjalan," kata Harda.
Dia menyontohkan soal pelayanan publik di mana Pemkab Sleman mengatur hanya 50% saja pegawai yang menjalani Work From Office (WFO). Kebijakan bekerja dari rumah hanya diberlakukan untuk perkantoran sementara sektor usaha masih dibolehkan beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara.
Baca juga: Seperti Ini Bentuk PPKM di Bantul, Objek Wisata Tetap Buka
Dengan demikian, lanjut Harda, pelayanan publik masih aktif diberikan kepada masyarakat. Dengan kondisi tersebut diharapkan pelayanan dapat berjalan dengan baik dan tidak akan mempengaruhi penambahan klaster perkantoran. "Nanti juga akan dilakukan pembatasan kembali jam operasional untuk usaha,"kata Harda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Mobil 4x4 bekas mulai Rp50 jutaan masih tersedia. Simak pilihan Taft, Vitara, Jimny serta tips memeriksa mobil off-road sebelum membeli.
Tren sleep tourism berkembang di Jepang. Sejumlah hotel menawarkan paket tidur dengan teh, teknologi hingga perlengkapan yang dipersonalisasi.
Hasil drawing Liga Champions 2026/2027 menghadirkan duel Real Madrid vs Arsenal, Man City vs PSG dan Barcelona, serta jadwal fase liga.
Cara menyembunyikan isi pesan WhatsApp di notifikasi HP iPhone dan Android. Agar privasi tetap aman dan pesan pribadi tak terbaca orang lain. Simak langkah-lang
KPK menyita uang lebih dari Rp6 miliar seusai memeriksa tiga pejabat imigrasi dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA.