Merapi Kembali Muntahkan Lava Pijar 7 Kali Diwarnai Awan Panas Guguran

Gunung Merapi terus mengalami erupsi dari Jumat (8/1/2021) malam sampai Sabtu (9/1/2021) dini hari, seperti terpantau dari kawasan Tunggularum, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman, Sabtu. - Harian Jogja - Gigih M. Hanafi
09 Januari 2021 14:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Gunung Merapi kembali memuntahkan lava pijar sebanyak tujuh kali dengan disertai awan panas guguran satu kali pada periode Pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB Sabtu (9/1/2021) hari ini.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan kondisi puncak Merapi dalam cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat. Suhu udara 20-26 °C, kelembaban udara 70-81 %, dan tekanan udara 567-686 mmHg. Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

BACA JUGA : Guguran Lava Pijar Merapi Terjadi 27 Kali dalam 12 Jam

Terjadi guguran lava pijar sebanyak tujuh kali pada periode pukul 06.00 WIB sampai 12.00 WIB, Sabtu (9/1/2021). “Guguran lava tujuh kali jarak luncur maksimum 500 meter arah hulu Kali Krasak,” ungkap kepala BPPTKG Hanik Humaida.

Pada periode ini terjadi gempa guguran sebanyak 53 kali dengan amplitudo 3-27 mm, durasi antara 9-91 detik, gempa embusan terjadi 7 kali, amplitudo 3-6 mm, durasi : 13-18 detik. Sedangkan gempa fase banyak terjadi 54 kali dengan amplitudo 3-27 mm, durasi 5-11 detik dan gempa vulkanik dangkal terjadi 18 kali dengan amplitudo 38-75 mmdan durasi 11-48 detik.

Hanik mengatakan pada periode ini pula terjadi awan panas guguran satu kali pada pukul 08.45 WIB. Terpantau kolom erupsi setinggi 200 meter, arah luncuran ke hulu Kali Krasak dengan jarak luncur sekitar 600 meter.

BACA JUGA : Semalam, Guguran Lava Pijar Meluncur 6 Kali dari Puncak 

“Awan panas tercacat di seismogram dengann amplitudo maksimal 45 mm dan durasi 120 detik,” katanya.