Lansia 89 Tahun Ditemukan Meninggal dengan Luka Bakar di Sawah Godean
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Otoritas Dinas Kesehatan Kota Jogja membantah rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah ini mayoritas penuh. Sebelumnya sebuah laporan kolaborasi enam media di Jogja yakni Harian Jogja, Kompas, Tirto.id, CNN Indonesia, IDN Times dan Gatra belum lama ini melaporkan sebanyak 23 dari 27 RS rujukan Covid-19 di DIY penuh sehingga menyebabkan antrean pasien di IGD.
Dinas Kesehatan Kota Jogja mengklaim di wilayah ini jumlah bed atau tempat tidur untuk pasien Covid-19 secara akumulatif relatif masih tersedia, meskipun tak semua pasien yang dirawat merupakan warga Kota Jogja
Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi mengatakan kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Kota Jogja sebetulnya cukup untuk warga Kota Jogja. Menurut perhitungannya Sabtu (16/1/2021) malam, jumlah bed masih tersedia 32 bed.
"Sebetulnya kalau dihitung secara matematika itu, kapasitas RS Rujukan itu cukup buat warga Kota. Karena tadi malam saya hitung yang sekarang dirawat ada 154 [pasien]. Sementara kita punya 186 bed di RS Rujukan Covid-19," jelasnya pada Minggu (17/1/2021).
Dikatakannya dari 154 pasien, hanya sekitar 80 persen pasien yang merupakan warga Kota Jogja. Sisanya, 20 persen merupakan pasien rujukan dari luar Kota Jogja. "Yang dirawat rumah sakit [rujukam Covid-19] Kota itu warga Kota hanya 80 persen," jelasnya.
"154 [pasien] warga kita itu ada lebih kurang 20 persen dirujuk dari luar Kota. Tetapi rumah sakit itu tidak boleh menolak pasien dari mana pun, sehingga kelihatannya penuh tetapi sebetulnya yang memenuhi rumah sakit tidak hanya orang Kota saja," ungkapnya.
Selain itu Emma juga menambahkan jika proses keluar masuk pasien di rumah sakit rujukan berjalan dinamis, sedangkan laporan harus dilaporkan pukul 12.00 WIB. "Dinkes dapat laporan setelah pukul 16.00 WIB. Jadi bisa saja sekarang penuh tapi beberapa jam kemudian sudah ada yang pulang atau sembuh. Kalau sesuai laporan rumah sakit online di Kota bed isolasi Covid-19 belum pernah penuh," tegasnya.
Sebelumnya sejumlah media menghubungi 27 RS rujukan Covid-19 di DIY dan menemukan sebanyak 23 RS penuh dan menyebabkan sejumlah pasien Covid-19 mengantre di IGD. Adapun sebanyak dua RS mengaku hanya tersisa bed untuk pasien perempuan, satu RS tidak menjawab panggilan telepon dan satu RS mengaku masih tersisa enam bed namun khusus untuk pasien Covid-19 yang mengalami gangguan jiwa.
Laporan itu juga membeberkan, dokter di sejumlah rumah sakit di DIY telah mengakui akibat penuhnya kapasitas RS, sejumlah pasien mengantre di IGD hingga berhari-hari sembari menunggu bed di ruang perawatan ada yang kosong. Dalam masa tunggu itu sebagian pasien meninggal dunia karena tak sempat mendapat perawatan memadai seperti fasilitas ICU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Apple dirumorkan menggabungkan fungsi Action Button dan Camera Control pada iPhone keluaran paruh kedua 2027.
Cek syarat TOEFL LPDP 2026 untuk magister dan doktor, pilihan tes bahasa Inggris, masa berlaku sertifikat, serta pengecualian LoA.
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Vivo dikabarkan mengembangkan smartphone layar lebar berukuran di bawah 6,5 inci. Ponsel tersebut ditargetkan meluncur pada 2027.
Neymar Sr. resmi menjadi CEO Santos hingga akhir 2026. Kelanjutan jabatannya bergantung pada hasil pemilihan presiden klub 12 Desember.