Advertisement
Lansia Pengungsi Merapi Memilih bertahan di Pengungsian
rnPemeriksaan kesehatan para pengungsi Merapi di barak pengungsian Glagaharjo, Jumat (18/12 - 2020)/Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Pengungsi yang berada di barak pengungsian Balai Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, masih bertahan di barak. Keputusan itu dipilih demi menaati aturan pemerintah Kabupaten Sleman agar pengungsi tetap bertahan di barak pengungsian.
Salah satu pengungsi yang ditemui Harianjogja.com pada Senin (18/1/2021), Sayem, 65, warga Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, mengatakan ia sudah bertahan di barak pengungsian selama sekitar 2,5 bulan.
Advertisement
"Saya ngikut pemerintah. Sebenarnya kadang-kadang ingin pulang. Kalau mau pulang kan pemerintah belum mengizinkan pengungsi untuk pulang," ujar Sayem saat dikonfirmasi di barak pengungsian pada Senin (18/1/2021).
BACA JUGA: Masih Tinggi, Segini Harga Macam-Macam Cabai di Pasar Beringharjo
Sayem memang menyempatkanpulang ke rumahnya untuk mencari rumput. Namun, saat malam hari ia tetap berada di barak pengungsian mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Ketua Komunitas Siaga Merapi KSM Glagaharjo Rambat Wahyudi mengatakan pengungsi, khususnya kelompok rentan tidak akan kembali ke rumahnya masing-masing sebelum ada instruksi dari pemerintah Kabupaten Sleman yang memang memperbolehkan pengungsi untuk kembali.
"Belum masih stay. Ikut anjuran Pemkab Sleman saja yang jelas kami tidak ingin kecolongan seperti erupsi 2006 di mana pengungsi pulang sehari kemudian erupsi," kata Rambat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kebijakan Luar Negeri Trump Mengeras, Targetkan Greenland-Iran
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Mulai 2026, Gaji Guru PPPK Bantul Minimal Setara UMK
- Investor Celosia Bidik Pantai Baron untuk Wisata Taman Bunga
- Lurah Sampang Dipecat, Pemkab Gunungkidul: Tak Ada Pemilihan Pengganti
- Korsleting dan Elpiji Picu Kebakaran di Jogja
- Kebakaran Rumah di Kasihan Bantul, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
Advertisement
Advertisement



