Mau ke Taiwan? Tarif Visa WNI Resmi Naik per 1 Agustus
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharja mengatakan beberapa waktu lalu telah bertemu dengan semua direktur rumah sakit. Dalam pertemuan tersebu pihaknya telah meminta rumah sakit rujukan covid-19 untuk menambah bed.
Selain itu, untuk rumah sakit nonrujukan juga diminta bersiap menerima limpahan pasien Covid-19. Tak hanya itu, Pemkab Bantul juga telah mengirimkan surat edaran kepada rumah sakit di wilayahnya terkait penambahan bed.
BACA JUGA : Total Bed Non-Kritikal Pasien Covid-19 di Sleman Terus
“Kami tidak ingin banyak bicara. Penambahan bed selalu dilakukan. Jika ada indikasi BOR nya tinggi pasti kami tambah bednya,” katanya, Kamis (21/1/2021).
Agus menegaskan jika saat ini sejumlah rumah sakit langsung bergerak menambah bed. Ia mencontohkan, di RSUD Panembahan Senopati yang awalnya memiliki empat bed, kemudian bertambah 18 dan hingga Rabu (20/1/2021) sudah ada 35 bed yang digunakan untuk pasien Covid-19.
Bahkan, Direktur RSUD Panembahan Senopati I Wayan Marthana Widiana Kedel mengatakan saat ini telah menyiapkan 10 bed tambahan yang direncanakan siap pada akhir Januari ini.
Begitu juga dengan RS Elisabeth Ganjuran, yang awalnya punya dua bed, kini sudah memiliki 20 bed untuk Covid-19. RS PKU Muhammadiyah Bantul saat ini merawat 53 pasien, dari sebelumnya hanya memiliki 15 bed.
BACA JUGA : Jumlah Bed Pasien Covid-19 di Kota Jogja Bakal Ditambah
“Artinya semua berkembang. Kami terus memacu adanya penambahan bed,” terang Agus.
Di sisi lain, adanya penambahan bed, diakui Agus akan berdampak kepada penambahan tenaga medis. Namun, sejauh ini, Agus memastikan tidak ada kendala. Ia menyatakan jika setiap selter yang dikelola Pemkab Bantul, kebutuhan paramedis telah terpenuhi.
“Buktinya kami butuh tenaga untuk selter di eks RS Patmasuri, tidak mengalami kesulitan. Kami dapat sesuai kebutuhan,” ucap Agus.
Sementara Kepala Bagian Administrasi Pemerintah Desa Setda Bantul Kurniantoro, menyatakan sejauh ini dari 75 kalurahan di Bantul, tinggal tiga kalurahan yang belum mengaktifkan selter desa.
BACA JUGA : Ruang Isolasi 2 RS Rujukan Covid-19 di Kulonprogo Penuh
“Bukan tidak, tapi lagi mencari lokasi yang pas. Dan tidak butuh waktu lama. Karena pengaktifan kembali selter desa bisa menggunakan anggaran tidak terduga dari APBDes,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.