PTKM Diperpanjang, Layanan Guru Kunjung Siswa di Bantul Ditiadakan

Ilustrasi - Freepik
26 Januari 2021 14:17 WIB David Kurniawan Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul menghentikan sementara terobosan layanan guru kunjung siswa (GKS) dan layanan konsultasi pembelajaran (LKP) setelah Pemda DIY dan Pemkab Bantul memperpanjang Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM).

Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko mengatakan awalnya berencana membuka pembejalaran tatap muka secara terbatas di beberapa sekolah yang sudah memiliki sarana dan prasarana protokol kesehatan (prokes) pada awal Februari mendatang. Namun, niat itu diurungkan setelah PTKM diperpanjang.

BACA JUGA: Kamis Lusa, Vaksinasi Covid-19 di Bantul Dimulai

Disdikpora sudah melakukan pemetaan sekolah-sekolah yang siap melakukan pembejalaran tatap muka dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu pihaknya juga sudah melakukan survei pada wali murid yang hampir 90 persen menginginkan pembelajaran tatap muka.

“Tapi dengan adanya perpanjangan PTKM kami harus mengacu kepada Intruksi Gubernur dan Intruksi Bupati tentang perpanjangan PTKM. Jadi kami masih melakukan pembejalaran jarak jauh [PJJ] atau belajar dari rumah [BDR],” kata Isdarmoko, saat dihubungi Selasa (26/1/2021).

Selama proses PJJ atau BDR, Disdikpora Bantul sebenarnya sudah melakukan terobosan untuk menjembatani siswa yang kesulitan belajar, yakni dengan program GKS dan LKP. Kedua program tersebut sudah berjalan selama pandemi Covid-19 dan hasilnya sangat membantu siswa.

“Terobosan kami untuk guru kunjung siswa maupun layanan konsultasi pembelajaran sementara dihentikan. Sementara dihentikan dulu selama PTKM,” ucap Isdarmoko.

BACA JUGA: Tak Ada Nama Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul sebagai Penerima Vaksin Covid-19 Perdana

Mantan Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Bantul ini mengatakan saat ini proses belajar mengajar (KBM) selama masa PTKM berlangsung tetap mengintensifkan layanan secara daring penuh, termasuk konsultasi belajar bagi yang kesulitan memahami pembejalaran juga dilakukan secara daring.

Jawatannya tidak ingin mengambil resiko di tengah tingginya penularan Covid-19 di Bantul. Kebijakan apa pun dalam KBM Disdikpora harus mengacu pada rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Isdarmoko berharap orang tua siswa memberikan dukungan dan partisipasi penuh dalam memaksimalkan PJJ dengan selalu mengawasi dan mendampingi anak-anak belajar di rumah.

Bupati Bantul Suharsono memperpanjang PTKM melalui intruksi Nomor 3/Instr/2021. Instruksi PTKM tersebut mulai berlaku pada 26 Januari sampai 8 Februari mendatang.