Advertisement
Covid-19 di DIY Masih Meroket, Sultan: Rasah Nonggo, Rasah Ngobrol!
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Raja Kraton Jogja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta masyarakat untuk mengurangi interaksi sosial mengingat angka Covid-19 di wilayah ini yang masih tinggi. Bahkan penularan sampai ke kelompok-kelompok kecil seperti keluarga dan tetangga.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan penularan di kelompok kecil ini perlu diputus. “Dalam artian kalau tidak perlu yo rasah nonggo, rasah ngobrol. Makanya saya tekankan kabupaten-kota untuk ambil inisiatif [posko] di desa,” katanya, Senin (1/2/2021).
Advertisement
BACA JUGA: Kasus Narkoba di Bantul Justru Meningkat saat Pandemi
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan kasus harian Covid-19 masih cukup tinggi disebabkan oleh masyarakat yang abai pada protokol kesehatan. “Abainya itu karena dua macam, kerumunan karena aktivitas ekonomi dan penularan sudah sampai kelompok kecil seperti keluarga dan tetangga,” katanya.
Penularan yang sudah sampai pada kelompok kecil itu menurutnya sulit dihindari karena memakai masker tidak dilakukan di dalam rumah atau lingkungan sekitar. Untuk itu pihaknya mendorong pembentukan kembali posko covid-19 di tingkat desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 3 April 2026, Padat Seharian Tarif Tetap
- Jelang Muscab, PKB Bantul Matangkan Konsolidasi Partai
- HUT ke-80 Sultan HB X, 16 Ribu Nasi Angkringan Ludes di Malioboro
Advertisement
Advertisement










