Covid-19 di DIY Masih Meroket, Sultan: Rasah Nonggo, Rasah Ngobrol!

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
01 Februari 2021 20:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Raja Kraton Jogja sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta masyarakat untuk mengurangi interaksi sosial mengingat angka Covid-19 di wilayah ini yang masih tinggi. Bahkan penularan sampai ke kelompok-kelompok kecil seperti keluarga dan tetangga.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan penularan di kelompok kecil ini perlu diputus. “Dalam artian kalau tidak perlu yo rasah nonggo, rasah ngobrol. Makanya saya tekankan kabupaten-kota untuk ambil inisiatif [posko] di desa,” katanya, Senin (1/2/2021).

BACA JUGA: Kasus Narkoba di Bantul Justru Meningkat saat Pandemi

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan kasus harian Covid-19 masih cukup tinggi disebabkan oleh masyarakat yang abai pada protokol kesehatan. “Abainya itu karena dua macam, kerumunan karena aktivitas ekonomi dan penularan sudah sampai kelompok kecil seperti keluarga dan tetangga,” katanya.

Penularan yang sudah sampai pada kelompok kecil itu menurutnya sulit dihindari karena memakai masker tidak dilakukan di dalam rumah atau lingkungan sekitar. Untuk itu pihaknya mendorong pembentukan kembali posko covid-19 di tingkat desa.