181 PPPK Diberi SK, Sleman Ajukan Ribuan Lowongan Guru

Foto Ilustrasi, puluhan honorer K2 saat menyampaikan aspirasi di DPRD Bantul. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
02 Februari 2021 18:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN– Sebanyak 181 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Sleman menerima surat keputusan (SK) pengangkatan. SK tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dan Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswaya di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sleman, Senin (1/2/2021).

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Priyo Handoyo dalam laporannya menuturkan 181 PPPK yang telah menerima SK terdiri dari Tenaga Guru berjumlah 117 orang, Tenaga Kesehatan sebanyak 10 orang dan Penyuluh Pertanian sebanyak 54 orang.

BACA JUGA : Bantul Usulkan 771 Lowongan PPPK, Usia 50 Tahun Boleh Mendaftar

"Setelah melalui tahapan seleksi dari mulai 14 Februari tahun 2019 yang diikuti oleh 291 orang, 182 pelamar dinyatakan lolos. Namun sebelum diserahkan SK, terdapat satu pelamar Tenaga Guru, dikabarkan meninggal dunia, sehingga jumlahnya menjadi 181," paparnya.

Dalam pelaksanaannya, penyerahan SK bagi PPPK Sleman formasi 2019 dilakukan secara daring (zoom meeting) dan hanya menghadirkan 10 perwakilan PPPK. Bupati Sleman Sri Purnomo yang masih menjalani isolasi mandiri juga turut hadir melalui (zoom meeting). Sri menyampaikan penyerahan SK dan penandatanganan perjanjian kerja tersebut diharapkan mampu memacu kinerja Pegawai PPPK.

"Kami berharap mereka bekerja disiplin dan profesional. Jangan sampai setelah menerima SK dan menandatangani surat perjanjian kerja, saudara – saudara justru bekerja seenaknya sendiri, tidak disiplin dan tidak profesional. Tunjukanlah dan buktikan kepada masyarakat dan atasan saudara bahwa setelah mendapatkan SK, kualitas kinerja semakin meningkat dan optimal,” ujar Sri.

BACA JUGA : Jadwal CPNS/PPPK 2021 - Update Informasi Pendaftaran, Usulan Formasi dan Persyaratan

Sri juga menghimbau kepada seluruh PPPK untuk selalu menjaga nama baik dan menjadi teladan bagi masyarakat. Terlebih, Sri Purnomo mencontohkan kondisi saat ini yaitu adanya pandemi Covid-19, sebagai PPPK dapat menjadi teladan dalam menerapkan CITA MAS JAJAR dalam kesehariannya.

"Selama masa pandemi Covid-19 ini, wajib pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," katanya.

Lowongan Guru

Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan di 2021 Pemkab mengajukan 1.108 formasi PPPK untuk memenuhi kebutuhan guru. Pembukaan seleksi masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Rekrutmen PPPK dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan guru. Untuk bidang lainnya, kami tidak mengusulkan meskipun kebutuhan pegawai baru di Sleman masih cukup tinggi," katanya.

BACA JUGA : 2 Tahun Menanti, Ratusan PPPK Bantul Akhirnya Dapat SK 

Dia mengatakan, setiap tahun PNS yang pensiun mencapai antara 300 sampai 500 orang. Kondisi tersebut, katanya, menyebabkan hampir semua lini mengalami kekosongan pegawai. Beruntung, katanya Sleman pada awal 2021 ini mendapatkan tambahan 633 PNS baru dari hasil seleksi CPNS 2019. "Tambahan tersebut cukup membantu tapi belum semuanya terpenuhi. Masih banyak yang kosong," kata Harda.