Droping Air Gunungkidul Mulai Menipis, BPBD Ajukan 5.000 Tangki
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.
Puluhan perahu nelayan yang berjajar di pinggir Pantai Baron, Gunungkidul, Rabu (16/1/2019)./Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi memastikan tidak ada kebijakan khusus berkaitan dengan adanya kebijakan Jateng di Rumah Saja.
“Tidak ada instruksi. Jadi, kebijakan tetap sama seperti selama PTKM [Pembatasan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat],” katanya, Jumat (5/2).
BACA JUGA: Pemkab Bantul Tutup 3 Pasar Muamalah yang Gunakan Dirham & Dinar, Ini Lokasinya
Menurut dia, tidak ada upaya penjagaan di wilayah perbatasan. Meski demikian, Immawan berharap kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona. “Selalu pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan menggunakan sabun. Jangan sampai abai karena potensi penularan virus masih berlangsung hingga sekarang ini,” katanya.
Ia menegaskan, partisipasi aktif dari masyarakat merupakan kunci agar penularan virus bisa ditekan. “Semua pihak harus mematuhi agar mata rantai virus bisa benar-benar diputus,” katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan Jateng di Rumah Saja berpotensi mengurangi jumlah wisatawan ke Gunungkidul. Menurut dia, selama ini jumlah kunjungan banyak yang berasal dari wilayah Jawa Tengah. “Hampir 25% kunjungan berasal dari Jateng. Setelah itu ada Jawa Timur, Jawa Barat hingga DKI Jakarta,” kata Hary.
PTKM sempat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan yang berasal dari luar DIY. Namun, kebijakan baru dalam masa perpanangan PTKM yang menghapuskan syarat rapid tes antigen meningkatkan kunjungan ke Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.
Imigrasi Semarang mendeportasi dua WN China yang terjaring operasi pengawasan di KIK. Sebanyak 505 WNA diperiksa legalitasnya.
Cek jadwal 6 bansos September 2026, mulai PKH, BPNT, beras, PIP, PBI JKN hingga KIP Kuliah dan BLT Kesra Rp900.000.
LLDIKTI V menginisiasi konsorsium perguruan tinggi se-DIY untuk memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dunia usaha, dan industri.
Dugaan keracunan MBG di Bantul ternyata menimpa 70 murid di empat sekolah. SPPG Patalan 2 kini diberhentikan operasionalnya.
Karhutla di sekitar IKN dan Bukit Soeharto dipastikan padam. OIKN tetap melakukan patroli untuk mencegah kebakaran kembali.