Sound Horeg Makin Populer, Ini Polemik dan Aturan Penggunaannya
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Tren kasus konfirmasi positif COVID-19 mingguan di Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul mengalami penurunan jumlah setelah ada kebijakan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM).
"Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) ternyata mempunyai pengaruh tren positif meskipun belum maksimal," kata Camat Banguntapan yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Banguntapan Bantul Fauzan Muarifin saat dikonfirmasi di Bantul
Berdasarkan data mingguan, warga yang masih positif COVID-19 mulai 23 Januari berjumlah 190 kasus, sedangkan pada 30 Januari menurun menjadi 172 kasus, begitu juga pada 6 Februari pasien masih positif yang turun menjadi 120 kasus.
BACA JUGA : Sudah 9 Warga Banguntapan Meninggal Karena Covid-19
Penurunan kasus masih positif itu juga karena data mingguan pasien yang sembuh dari COVID-19 makin naik, seperti pada 23 Januari dengan 750 orang sembuh, menjadi 835 orang sembuh pada 30 Januari atau bertambah 85 orang, sedangkan pada 6 Februari ada 943 orang sembuh, bertambah 108 kasus sembuh.
Meski demikian, Fauzan mengharapkan masyarakat di wilayah perbatasan dengan perkotaan ini tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan ketat, baik selama PTKM maupun ketika kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat itu sudah tidak diberlakukan.
"Jangan kendor, saya ajak semua warga untuk makin disiplin menjalankan protokol kesehatan, agar tren yang masih sakit semakin sedikit, dan semua [positif COVID-19] sembuh," katanya.
Total data kasus positif COVID-19 di Banguntapan secara akumulasi hingga Sabtu, berjumlah 1.094 orang, dengan angka kesembuhan 943 orang, kemudian kasus meninggal 29 orang, sehingga pasien yang masih positif saat ini berjumlah 120 orang.
BACA JUGA : Banguntapan & Depok Jadi Wilayah yang Paling Banyak
Dia mengatakan sebagian pasien positif itu menjalani isolasi di rumah sakit, selter COVID-19, dan ada yang karantina mandiri di rumah.
"Penyebaran yang terjadi akhir-akhir ini adalah adanya klaster keluarga, tempat kerja, serta pelaku perjalanan, karena itu ketika ada yang terkonfirmasi positif COVID-19 agar terus terang dan segera lapor ke satgas RT setempat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.