Ini Camilan yang Dikira Buruk Ternyata Baik untuk Jantung
Telur, dendeng, dan popcorn ternyata bisa jadi camilan sehat untuk jantung jika dikonsumsi dengan tepat, menurut ahli gizi.
Petugas pengukuran jalan tol Solo-Jogja merampungkan pekerjaannya di Kranggan, Polanharjo, Klaten, Kamis (6/8/2020). /Solopos.com-Ponco Suseno
Harianjogja.com, SLEMAN- Dari 294 bidang terdampak pembangunan jalan tol Jogja-Solo di Dusun Kadirojo 2 dan Tamanggal 2, Purwomartani, Kalasan, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) baru menyalurkan pembayaran ganti kerugian bagi 87 bidang pemilik lahan.
Tahap pertama disalurkan pada 8 Januari lalu dan tahap kedua disalurkan pada 8 Februari kemarin. Sisa pembayaran bagi ratusan bidang terdampak lainnya hingga kini masih menunggu hasil validasi data yang diterima oleh LMAN.
Dukuh Kadirojo 2 Purwomartani, Petrus Budi Santosa mengatakan untuk wilayah Kadirojo 2 dari 82 bidang terdampak sebanyak 62 bidang terdampak baru menerima dana ganti keuntungan. Total area yang dibayarkan seluas 28.346 meter persegi. Hanya saja, katanya, satu warga ada yang memiliki dua bidang atau lebih.
Baca juga: Terendam Banjir, Gerbang Tol Kertajati Cikopo-Palimanan Ditutup
Dari semua pemilik bidang, katanya tidak semua berdomisili di Kadirojo 2. Beberapa pemilik bidang menetap di luar daerah seperti Jakarta, Kalimantan, Bandung. "Hari ini (kemarin) yang menerima 62 bidang dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp57 miliar," katanya di sela kegiatan Pembayaran Ganti Kerugian Proyek Tol Jogja-Solo untuk seksi pertama mulai disalurkan di Kalurahan Purwomartani, Kalasan, Senin (8/2/2021).
Dia menjelaskan nominal terbesar dana yang disalurkan sebesar Rp7 miliar dengan lahan terdampak 2.800 meter persegi. Berupa tanah sawah di pinggir selokan. Lahan tersebut milik satu orang yang sudah dialihwariskan kepada enam ahli waris. Sementara nominal terkecil hanya Rp15 juta karena lahan terdampak empat meter. "Nominal lainnya ratusan juta hingga satu miliaran lebih. Semua sudah ditentukan oleh tim appraisal," katanya.
Untuk sisanya, kata Budi, masih menunggu informasi dari Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PBJH) Jogja-Solo. Namun ia berharap agar pencairan tahap selanjutnya tidak terlalu lama untuk menjaga psikologi warga terdampak. Budi tidak tahu pasti kendalanya, namun ia harapkan dapat dicairkan secepatnya.
Baca juga: Ekonomi Diprediksi Membaik, Sejumlah Hal Ini Perlu Jadi Perhatian
"Kasihan sama yang belum dapat. Mereka sudah punya planing masing-masing. Kami sudah sampaikan kalau sudah dibayar agar digunakan untuk membeli tanah atau rumah," katanya.
Setiyo, warga Kadirojo 2 salah seorang warga terdampak penerima dana mengaku masih akan mengajukan tanah sisa yang tidak terkena dampak. Alasanya, sisa tanah yang tidak terkena lahan tol berbentuk segitiga sehingga sulit untuk dimanfaatkan untuk bangunan. "Ya saya masih berencana mengajukan tanah sisa itu sekalian bisa dibeli," katanya.
Untuk saat ini, kata Setiyo, lahan yang terdampak sekitar 500 meter persegi dengan dana ganti kerugian yang diterima sekitar Rp1 miliar. "Itu tanah tegalan dekat aspal. Ya saya masih belum dapat membayangkan nanti, sementara uangnya disimpan dulu atau buat usaha," katanya.
Hal sama juga disampaikan Suprihatin. Warga Kadirojo 2 ini menerima Rp1 miliar karena luas lahan terdampak tol sebesar 824 meter persegi. Adapun warga lainnya Nuryani, menerima Rp972 juta karena lahan terdampak 417 meter persegi. Dana yang diterima untuk sementara ditabung untuk rencana ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telur, dendeng, dan popcorn ternyata bisa jadi camilan sehat untuk jantung jika dikonsumsi dengan tepat, menurut ahli gizi.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Juli 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM terbaru.
Daftar rute Trans Jogja 2026 lengkap beserta tarif terbaru. Cek jalur bus yang menghubungkan berbagai wilayah di Jogja.
Jadwal SIM keliling Sleman Juli 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM terbaru.
Pelaku usaha mikro dan kecil di DIY didorong tidak hanya mengembangkan usaha, tetapi juga meningkatkan literasi agar mampu naik kelas dan bersaing.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini Selasa 7 Juli 2026. BMKG sebut DIY cerah hingga udara kabur, cek detail suhu dan kelembapan.