Urus Paspor Kini Bisa di Gunungkidul, Tak Perlu ke Kota Jogja
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Ilustrasi/Freepik
Harianjoga.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memastikan perpanjangan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) selama dua pekan ke depan dibarengi kelonggaran dalam pelaksanaan hajatan di masyarakat.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan sudah membuat kebijakan untuk memperbolehkan hajatan di masyarakat. Namun, pelaksanaannya harus memenuhi beberapa kriteria, mulai dari zonasi kerawanan hingga penerapan protokol kesehatan dalam acara tersebut.
BACA JUGA: Potret Heha Ocean View, Wisata Viral yang Akan Ditutup kalau Ngeyel Prokes
Ia menjelaskan selama masa perpanjangan PTKM, ada upaya penanggulangan hingga tingkat RT-RW untuk virus corona. “Dengan ini, harapannya ada Jaga Warga untuk saling menjaga agar terhindar dari penyebaran virus. Selain itu, di kalurahan nantinya juga dibangun posko desa,” katanya kepada wartawan, Selasa (9/2/2021).
Keberadaan tim penanggulangan di tingkat RT-RW juga menjadi elemen penting dalam penetapan peta kerawanan apakah di wilayah tersebut masuk zona merah, kuning atau hijau. Menurut dia, peta zonasi ini kunci dalam penyelenggaraan hajatan di masyarakat. “Ya kalau hijau atau kuning masih boleh, tapi kalau zonanya merah maka belum boleh menggelar hajatan,” ujarnya.
Meski memperbolehkan menggelar hajatan, Immawan mengingatkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, baik yang berstatus zona hijau maupun kuning. Menurut dia, penerapan protokol kesehatan di acara hajatan sudah pernah dilaksanakan seperti tidak boleh salaman, tidak boleh ada prasmanan atau acara makan-makan. “Sama seperti simulasi penyelenggaraan hajatan di masa pandemi. Jadi, tidak ada acara ngobrol agar tidak ada kerumunan, sedang makanannya dibawa pulang,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty berharap masyarakat tidak abai terhadap protokol kesehatan. “Pakai masker, cuci tangan menggunakan sabun hingga menjaga jarak harus dijalankan dengan benar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.