Ratusan Nakes di Gunungkidul Gagal Divaksin Corona

Ilustrasi - Antara/Irwansyah Putra
10 Februari 2021 17:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 179 tenaga kesehatan di Gunungkidul batal disuntik vaksin Covid-19 karena memiliki riyawat penyakit. Vaksinasi hingga Rabu (10/2/2021) masih terus berjalan dan dinas kesehatan mendapatkan tambahan vaksin sebanyak 616 dosis.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan hingga sekarang sudah ada 2.557 petugas kesehatan yang divaksin Corona.

BACA JUGA: PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

Menurut dia, 179 petugas kesehatan yang tidak memenuhi syarat untuk divaksin karena punya penyakit bawaan seperti jantung, diabetes militus hingga tekanan darah tinggi.

“Ini data sementara dan proses vaksinasi masih berlangsung,” katanya, Rabu.

Penyuntikan tahap kedua akan dilakukan pada Kamis (11/2/2021). Sesuai dengan aturan Sinovac, penyuntikan dilakukan dua kali dengan rentang waktu 14 hari.

Dewi mengakui pada awalnya ada 3.004 petugas yang masuk prioritas. Namun, seiring pelaksanaan vaksin ada penambahan jumlah tenaga kesehatan yang ikut divaksin. Meski demikian, ia belum bisa memastikan jumlah penambahan pasti karena proses masih terus berjalan. “Masih proses input data. Yang jelas ada tambahan karena petugas di layanan kesehatan swasta ada yang belum masuk ke daftar penerima vaksin,” katanya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Gunungkidul Abdul Azis mengatakan, pada Selasa (9/2/2021) Gunungkidul mendapatkan tambahan vaksin sebanyak 616 dosis dari Dinas Kesehatan DIY. Penambahan ini merupakan pengiriman yang kedua karena sebelumnya telah mendapatkan distribusi sebanyak 5.544 dosis. “Ini untuk mencukupi jumlah vaksin yang dibutuhkan,” katanya.