Perbatasan DIY-Jateng Mulai Dijaga, Waktu Razia Dirahasiakan

Kendaraan berpelat nomor luar DIY diperiksa oleh petugas posko terpadu pemantauan Covid-19 DIY di Jalan Nasional Jogja-Purworejo Km. 41, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Sabtu (25/4/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
11 Februari 2021 14:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan DIY bakal menjaga tiga titik perbatasan DIY pada libur Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili. Perbatasan dengan Jawa Tengah akan dijaga mulai Kamis (11/2/2021) hingga Minggu (14/2/2021).

“Tiga lokasi yang dijaga, tetapi waktunya acak,” kata Kabid Pengendalian dan Operasi (Dalops) Dishub DIY, Bagas Senoadji.

BACA JUGA: Pemerintah Akan Larang ASN Mudik Setiap Libur Panjang

Dishub akan dibantu TNI dan Polri. Perbatasan mulai dijaga pada Kamis malam setelah jam kerja.

“Biasanya pelaku perjalanan dari luar kota mulai berangkat malam hari. Karena ini acak, kami tidak bisa sampaikan waktu-waktu penjagaannya,” ujar Bagas.

Perbatasan dijaga dengan sistem tiga sif. Ada petugas di tiga pintu perbatasan yakni Tempel, Sleman; Prambanan, Sleman; dan Temon, Kulonprogo. Kendaraan yang keluar masuk DIY akan dicegat dan penumpangnya akan dimintai bukti rapid test antigen. Pengendara yang tidak membawa hasil swab antigen negatif akan diminta putar arah.

BACA JUGA: Polisi Tetapkan Penabuh Gamelan sebagai Tersangka Pembunuh Dalang & Keluarga

“Sif ada tiga dan jamnya dirahasiakan. Ini berkaitan juga dengan keterbatasan petugas yang tidak bisa 24 jam stand by,” ujar dia.

Petugas jaga juga akan memeriksa ASN, TNI, dan Polri, di perbatasan.

“TNI, Polri dan ASN dilarang melakukan perjalanan ke luar kota selama libur Imlek. Kalau seandainya melakukan perjalanan luar kota harus dilengkapi dengan surat dari pimpinan,” kata Bagas.