Kabar Baik, Pasien Sembuh dari Covid di DIY 3 Kali Lipat Penambahan Kasus Baru

Ilustrasi - Freepik
13 Februari 2021 17:07 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Angka kesembuhan pasien dari kasus Covid-19 di DIY terus bertambah di pertengahan Februari. Penambahan pasien sembuh harian di DIY bahkan tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah tambahan kasus konfirmasi positif harian pada Sabtu (13/2/2021).

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menerangkan tambahan kasus positif sebanyak 113. Penambahan ini membuat jumlah total kasus terkonfirmasi positif mencapai 24.925 kasus di DIY.

BACA JUGA: Solo Jadi Kota Paling Nyaman di Indonesia, Jogja Kalah karena Lebih Macet

Sebanyak 28 kasus tambahan muncul dari Kota Jogja. Kabupaten Bantul menyumbang tambahan 37 kasus, Kabupaten Kulonprogo satu kasus, Kabupaten Gunungkidul tiga kasus, dan Kabupaten Sleman sebanyak 44 kasus baru. "Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 sebagai berikut, periksa mandiri 32  kasus, tracing kontak kasus positif: 51 kasus, skrining karyawan kesehatan satu kasus dan 29 kasus masih belum ada informasi," tuturnya.

Sementara, pasien yang sembuh bertambah 370 orang. Tambahan ini membuat total pasien sembuh menjadi 18.423 di DIY. "Distribusi pasien sembuh menurut domisili wilayah kabupaten dan yakni Kota Jogja sebanyak 40, Kabupaten Bantul sebanyak 143, Kabupaten Kulonprogo dua, Kabupaten Gunungkidul sebanyak 44  , dan Kabupaten Sleman sebanyak 41 kasus," jelasnya.

“Penambahan pasoen meninggal sebanyak tujuh kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi  582 kasus. Rincian meliputi kasus 18.222, seorang laki-laki usia 91 tahun asal Kota Jogja, kasus 19.012 seorang prempuan usia 76 tahun asal Sleman, kasus 20.812 seorang laki-laki usia 63 tahun asal Sleman, kasus 20.824 seorang laki-laki usia 62 tahun Sleman, kasus 21.108 seorang perempuan usia 53 tahun asal Bantul, kasus 23.846 seorang laki-laki usia 66 tahun Sleman dan kasus 24.785 seorang laki-laki usia 88 tahun asal Kota Jogja," kata Berty.