Sinyal Kuat Raudi Akmal Bakal Pimpin PAN Sleman

Raudi Akmal. - Ist.
14 Februari 2021 07:57 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—DPD Sleman menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih ketua untuk periode 2021-2025, Sabtu (13/2/2021). Putra Bupati Sleman Raudi Akmal disebut memiliki potensi besar untuk memimpin PAN Sleman selama empat tahun ke depan.

Sebagaimana diketahui Musda V pada tiga DPD PAN di DIY seperti Bantul, Kota Jogja dan Kulonprogo yang digelar beberapa waktu lalu berjalan mulus. Ketua terpilih melalui proses musyawarah dengan sejumlah formatur.

BACA JUGA : Daftar Bupati Lewat Partai Lain, Sadar Narima Dipecat 

Di Sleman ada 23 nama yang diajukan untuk menjadi formatur, namun DPP menetapkan ada empat orang kemudian ditambah satu dari kalangan perempuan. Empat formatur tersebut antara lain Inoki Azmi Purnomo, Mujiono, Agung Andri dan Raudi Akmal. Dilihat dari kans politik, Raudi Akmal memiliki sinyal kuat yang sejak awal dipersiapkan oleh DPP bakal memimpin DPD PAN Sleman.

Secara politik, lulusan Fakultas Kedokteran UGM ini berada di posisi ring satu baik eksekutif maupun legislatif di Sleman. Di DPRD Sleman ia merupakan anggota Komisi D, sedangkan di eksekutif secara informal memiliki kedekatan emosional dengan orang nomor satu di Sleman. Sehingga komunikasi horizontal lintas stakeholder berpotensi bisa dibangun dengan baik.

Di sisi lain, DPP PAN mengamanatkan kepada peserta Musda V bahwa para formatur diminta untuk bermusyawarah dan berkomunikasi dengan Kustini Sri Purnomo selaku kader PAN yang terpilih sebagai Bupati Sleman dalam Pilkada 2020.

Saat dimintai komentar terkait sejak awal dipersiapkan oleh DPP untuk memimpin PAN Sleman, Raudi Akmal menjawab diplomatis. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan Musda V.

BACA JUGA : Pilkada Sleman, DPP dan DPD PAN Tak Satu Suara Dukung

“Tidak berani ngomong begitu, kami tetap berusaha agar PAN lebih besar, PAN ke depan lebih baik,” kata Raudi Sabtu (13/2/2021).

Namun ia tidak menampik bahwa para formatur diminta berkomunikasi dengan Kustini Sri Purnomo. “Iya, DPP minta kami namanya formatur diminta rembugan, lalu diserahkan ke Bu Kustini bagaimana musyawarahnya, mungkin Ibu Kustini punya komunikasi dengan pusat terkait nama yang bisa dipertimbangkan,” ujarnya.

Raudi menyatakan jika diberikan amanat untuk memimpin DPD Sleman ia siap. Ia memiliki harapan besar untuk membesarkan PAN ke depan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pihaknya akan menggandeng semua stakelholder.

Menurutnya sekarang sudah muncul dengan generasi Z lahir di tahun 1995, yaitu anak yang saat ini duduk di bangku SMP. Ke depan memiliki potensi menjadi pemilih pemula sehingga harus menjadi perhatian untuk persiapan menuju 2024. Raudi menilai internal PAN Sleman dalam kondisi baik, sehingga dipastikan tidak terjadi perpecahan setelah digelarnya Musda V.

“Harus rangkul kembali kader, melakukan raker menentukan langkah penguatan kader dan jaringan. PAN di Sleman sudah tidak kaleng-kaleng lagi, legislatif posisi nomor kedua, ada kader terbaik di posisi eksekutif,” katanya.