Juara Piala Dunia Ternyata Tak Bisa Membawa Pulang Trofi Asli
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Stadion Sultan Agung. /Antarafoto
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul belum bisa memastikan kapan akan kembali membuka kompleks Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul setelah menutupnya pada awal November lalu.
Sebab, DIY sampai kini masih menerapkan situasi tanggap darurat bencana. "Jadi kami belum bisa pastikan, kapan SSA akan kembali dibuka," kata Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bantul, Joko Surono, Senin (15/2/2021).
BACA JUGA: Klaster Ibadah di Jangkaran Kulonprogo Meluas, Penderita Covid Bertambah Jadi 57 Orang
Joko mengungkapkan awalnya SSA ditutup hingga pilkada serentak 9 Desember. Namun, penutupan masih dilakukan hingga saat ini. Meski demikian, bukan berarti sejumlah aktivitas olahraga tidak bisa dijalankan di tempat tersebut.
Disdikpora masih memberikan izin terbatas kepada sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2022 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 Papua.
"Karena untuk persiapan Porda DIY dan PON, hanya cabang tertentu yang kami perbolehkan. Itu pun kami batasi dan tetap harus mengedepankan protokol kesehatan," lanjut Joko.
Joko mengatakan penutupan SSA selama 3 bulan terakhir telah berdampak kepada hilangnya sejumlah potensi pendapatan di tempat tersebut. Bahkan, realisasi pendapatan dari pengelolaan SSA terjun bebas hingga separuh pada 2020.
"Kami ditarget dapat Rp250 juta di 2020. Realisasi hanya mampu separuhnya. Begitu juga di 2021, kami pastikan sulit bisa mengejar target yang pendapatan," ucap Joko.
Penutupan SSA juga berdampak kepada sejumlah pedagang yang biasa berjualan pada acara Sunday Morning (Sunmor).
BACA JUGA: Total Rp48,8 M Akan Dibagikan untuk BLT Dana Desa di Sleman
Mereka berharap agar kompleks tersebut kembali dibuka oleh Pemkab Bantul. Alasannya, banyak pedagang yang menggantungkan hidupnya dari berjualan di komplek Stadion Sultan Agung.
Koordinator Lapangan Sunmor Sukardi mengatakan banyak pedagang yang terpukul akibat kebijakan Pemkab Bantul menutup komplek tersebut. Sebab, selama ini banyak pedagang yang menggantungkan hidup dengan berjualan di lokasi tersebut.
“Untuk itu kami berharap Pemkab segera membuka kompleks SSA, dan mengizinkan kami untuk kembali berdagang di kawasan tersebut,” katanya.
Sekda Bantul Helmi Jamharis pada awal November lalu menyatakan Forkompimda Bantul memutuskan menutup sementara kegiatan di komplek SSA menyusul adanya bentrok antarkelompok warga, Minggu (1/11/2021) lalu.
Helmi juga memastikan kelompok tersebut bukanlah antarpendukung paslon di Pilkada 2020, melainkan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 14 Juni 2026 jadi pilihan wisata hemat Rp12 ribu menuju Pantai Parangtritis dari Yogyakarta.
Rentetan gempa M3,1–4,5 mengguncang Sangihe Sulut, BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami, terjadi Sabtu malam.
Kemenhub mencatat 302.561 kendaraan ODOL masih melanggar aturan hingga Juni 2026, pengawasan dilakukan di 89 UPPKB.
Prakiraan cuaca DIY 14 Juni 2026: mayoritas cerah di Jogja, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, suhu hingga 32°C.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 14 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.