Lumbung Mataraman Jadi Tempat Edukasi

Suasana Kampung Pugeran yang khas dengan Lumbung Mataraman akan jadi potensi fokus pegembangan Kalurahan Suryodiningratan 2021-2022 memadukan potensi wisata dan edukasi. - Ist.
16 Februari 2021 11:47 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, MANTRIJERON - Pengembangan potensi wisata dan edukasi coba diselaraskan Kalurahan Suryodiningratan, Kota Jogjao. Dalam rencana pengembangan Kalurahan 2021-2022 kegiatan pertanian akan dimaksimalkan guna berdayakan warga Kalurahan.

Lurah Suryodiningratan, Riyan Wulandari menerangkan secara garis besar tahun 2021-2022 akan banyak fokus di pengembangan kegiatan pertanian di Kampung Pugeran. Bukan tanpa sebab, Riyan menuturkan bahwa Kampung Pugeran dipilih karena memiliki Lumbung Mataraman yang syarat budaya dan manfaat.

BACA JUGA : KABAR WISATA: Lumbung Mataram Purba Asri Jadi Destinasi 

"Di sana [Kampung Pugeran] ada Lumbung Mataraman yang cukup terorganisasi dengan baik untuk kegiatan pertanian dan perikanan. Kedepan tidak hanya fokus pada supply hasil pertanian ke warga tetapi menjadi spot wisata edukasi lingkungan hidup khususnya pertanian," tutur Riyan Senin (15/2/2021).

Riyan pastinya berharap bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Lebih dari itu Riyan juga berharap masyarakat bisa sadar juga akan ketahanan pangan. "Tempat yang dipakai lahan pertanian dan perikanan di Kampung Pugeran adalah lahan kosong yang dulu dipakai untuk tempat buangan sampah. Lalu ada Kelompok Tani Ngudimulyo yamg kemudian menggarapnya," ujarnya.

BACA JUGA : Warga Sindurejan Dirikan Lumbung Pangan

"Ke depan dan sudah mulai dirintis kerjasama dengan sekolah. Edukasi yang langsung di alam, selama ini sudah dengan PAUD dan TK dan 2022 kami akan lengkapi dengan etalase untuk display product. Challenge ke depannya tidak hanya produknya sayur, hasil pertanian atau ikan namun, produk olahan dan bibit sayur," katanya.