HIPMI Syariah dan BWI DIY Jajaki Kolaborasi Wakaf Produktif
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Ilustrasi/Antara-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Kota Jogja menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan (makes) selesai pada pekan terakhir Februari atau akhir bulan ini. Semua nakes, termasuk yang lanjut usia atau yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid sehingga tidak lolos vaksinasi tahap pertama akan diberi vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan ada 9.710 nakes di Jogja dan yang sudah divaksin pada Januari lalu mencapai 99,81%. Masih ada sekitar 972 nakes yang belum divaksin karena memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, hipertensi, hamil, dan menyusui hingga penyintas Covid-19, “Kami targetkan Februari akhir ini selesai semua untuk nakes,” kata Emma, dalam jumpa pers di Balai Kota Jogja, Rabu (17/2/2021).
BACA JUGA: Pemerintah Akan Angkat 1 Juta Guru Honorer Menjadi PPPK
Menurut Ema, pemberian dosis kedua sudah berlangsung dan sudah mencapai sekitar 66%. Dia mengaku kemungkinan jumlah nakes yang akan divaksin bisa bertambah. Sebab data nakes yang masuk baru dari 90an fasilitas kesehatan dari total 200an fasilitas kesehatan di Jogja.
Dinkes sudah meminta petugas puskesmas untuk mendata nakes di fasilitas kesehatan swasta terdekat dengan puskesmas. Sementara, proses vaksinasi dilakukan di 18 puskesmas dan 11 rumah sakit milik pemerintah dan swasta, “Sekarang vaksin yang masih tersedia tinggal 3.605 dosis,” ucap Emma
Dinas juga akan terus menambah petugas atau vaksinator karena yang ada saat ini baru sekitar 300an vaksinator. Setelah selesai vaksinasi untuk nakes, Dinas Kesehatan Jogja akan merambah orang yang potensial atau memiliki mobilitas tinggi seperti relawan Covid-19, aparatur sipil negara (ASN), anggota DPRD, anggota TNI dan Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, guru, dosen, pedagang pasar, dan karyawan BUMD serta BUMN.
BACA JUGA: Diawali Dentuman, Belasan Sumur Warga Klaten Ambles
Saat ini yang sudah terdata dari orang yang potensial tertular tersebut sekitar 35.000. Namun, pendataan masih membingungkan karena dibolehkan di beberapa tempat antar kabupaten dan kota.
Emma menambahkan sesuai edaran terbaru dari Kementerian Kesehatan, saat ini vaksin Covid-19 untuk nakes maupun untuk masyarakat bisa menyasar lansia, orang yang komorbid seperti diabetes dan hipertensi selama belum ada komplikasi. Proses vaksinasi bisa langsung dilakukan. “Kecuali penyintas Covid-19 baru boleh divaksin setelah tiga bulan dinyatakan sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.