Vaksinasi Nakes di Kota Jogja Ditarget Selesai Akhir Februari

Ilustrasi - Antara/Irwansyah Putra
17 Februari 2021 16:27 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Kota Jogja menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan (makes) selesai pada pekan terakhir Februari atau akhir bulan ini. Semua nakes, termasuk yang lanjut usia atau yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid sehingga tidak lolos vaksinasi tahap pertama akan diberi vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan ada 9.710 nakes di Jogja dan yang sudah divaksin pada Januari lalu mencapai 99,81%. Masih ada sekitar 972 nakes yang belum divaksin karena memiliki penyakit bawaan seperti diabetes, hipertensi, hamil, dan menyusui hingga penyintas Covid-19, “Kami targetkan Februari akhir  ini selesai semua untuk nakes,” kata Emma, dalam jumpa pers di Balai Kota Jogja, Rabu (17/2/2021).

BACA JUGA: Pemerintah Akan Angkat 1 Juta Guru Honorer Menjadi PPPK

Menurut Ema, pemberian dosis kedua sudah berlangsung dan sudah mencapai sekitar 66%. Dia mengaku kemungkinan jumlah nakes yang akan divaksin bisa bertambah. Sebab data nakes yang masuk baru dari 90an fasilitas kesehatan dari total 200an fasilitas kesehatan di Jogja.

Dinkes sudah meminta petugas puskesmas untuk mendata nakes di fasilitas kesehatan swasta terdekat dengan puskesmas. Sementara, proses vaksinasi dilakukan di 18 puskesmas dan 11 rumah sakit milik pemerintah dan swasta, “Sekarang vaksin yang masih tersedia tinggal 3.605 dosis,” ucap Emma

Dinas juga akan terus menambah petugas atau vaksinator karena yang ada saat ini baru sekitar 300an vaksinator. Setelah selesai vaksinasi untuk nakes, Dinas Kesehatan Jogja akan merambah orang yang potensial atau memiliki mobilitas tinggi seperti relawan Covid-19, aparatur sipil negara (ASN), anggota DPRD, anggota TNI dan Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, guru, dosen, pedagang pasar, dan karyawan BUMD serta BUMN.

BACA JUGA: Diawali Dentuman, Belasan Sumur Warga Klaten Ambles

Saat ini yang sudah terdata dari orang yang potensial tertular tersebut sekitar 35.000. Namun, pendataan masih membingungkan karena dibolehkan di beberapa tempat antar kabupaten dan kota.

Emma menambahkan sesuai edaran terbaru dari Kementerian Kesehatan, saat ini vaksin Covid-19 untuk nakes maupun untuk masyarakat bisa menyasar lansia, orang yang komorbid seperti diabetes dan hipertensi selama belum ada komplikasi. Proses vaksinasi bisa langsung dilakukan. “Kecuali penyintas Covid-19 baru boleh divaksin setelah tiga bulan dinyatakan sembuh.