15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk mendukung program vaksinasi Covid-19, Pemkab Sleman merealokasi anggaran vaksin sekitar Rp77 M-Rp80 miliar. Dana tersebut berasal dari pemotongan dana alokasi umum (DAU) dan refokusing APBD Sleman 2021.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Haris Sutarta mengatakan untuk menyukseskan program vaksinasi gratis secara nasional Kementerian Keuangan memotong anggaran DAU untuk masing-masing pemerintah di daerah. Besaran DAU yang dipotong sebanyak 4%. "Termasuk DAU Sleman dipotong 4%. Jadi yang 4% itu langsung dipotong oleh pusat tidak ditransfer," kata Haris, Rabu (17/2/2021).
Dijelaskan Haris, anggaran DAU Sleman untuk tahun ini sebesar Rp956,6 Miliar. Jika dipotong 4% maka anggaran DAU yang tidak ditransfer ke Sleman sekitar Rp38,6 Miliar. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta melakukan realokasi APBD 2021 untuk program vaksinasi di daerah. Besaran anggarannya juga 4%. "Jadi total anggaran untuk program vaksinasi yang dialokasikan sekitar Rp80 M, yang dipotong dari DAU sekitar Rp40 M dan yang direalokasi Pemkab sekitar Rp40 M," katanya.
BACA JUGA: Menghindari Gundukan Pasir di Jalan Wates, Pemotor Justru Tewas Tertabrak Mobil
Kepala Seksi Penyelenggaraan Anggaran BKAD Sleman Ibnu Pujata menjelaskan rasionalisasi anggaran memang direncanakan antara Rp77 M-Rp80 M. "Itu berasal dari pemotongan angaran 8%. Yang 4% dipotong pusat, tidak ditransfer, yang 4% dirasionalisasi, direfocusing untuk penanganan covid/mendukung vaksinasi," kata Ibnu.
Jika anggaran 4% DAU tidak ditransfer oleh Kementrian Keuangan, maka untuk pemenuhan 4% anggaran dari APBD Sleman dilakukan dengan cara memotong anggaran di masing-masing OPD. Hal itu merupakan kebijakan Pemkab untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 di Sleman. "Kami sudah bersurat ke masing-masing SKPD untuk memotong anggaran yang bisa dipotong. Misalnya dana operasional yang tidak mendesak, atau dari pos anggaran belanja pegawai yang masih bisa ditunda kegiatannya tahun ini," jelas Ibnu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Kemendikdasmen terbitkan SE pembatasan gawai di sekolah. Menteri Abdul Mu'ti: bukan larangan, tapi perlindungan dari adiksi & konten negatif.
Jadwal wakil Indonesia di hari pertama Japan Open 2026. Jonatan Christie, Alwi Farhan, serta Febriana/Meilysa menghadapi tantangan berat di Tokyo.
DJ mengalahkan dokter sebagai pekerjaan impian warga AS. Data Remitly: DJ 97.930 pencarian, dokter 79.860. Tantangan industri EDM & media sosial.
WhatsApp stop dukung iPhone 5s, Samsung Galaxy S4, dan 10 ponsel lawas lainnya. Syarat minimum naik September & November 2026. Cek daftar lengkapnya.
Semifinal Spanyol vs Prancis di Piala Dunia 2026 memanas. Rodri minta Yamal tenang, Konate ogah terpancing provokasi. Laga diprediksi taktis & ketat.