Breaking News, Gempa M5,6 di Pacitan Terasa Sampai Jogja
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Suasana gladi lapang penanganan angin kencang di Kalurahan Tlogoadi, Mlati, Sleman, Jumat (19/2/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati dikukuhkan sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana), Jumat (19/2/2021). Pengukuhan ini menambah jumlah kalurahan Destana yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman.
Plt. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten, Joko Supriyanto mengatakan pengukuhan yang diawali dengan gladi lapang penanganan angin kencang tersebut merupakan salah satu upaya untuk melakukan persiapan dalam menghadapi terjadinya bencana alam. "Selain itu pelaksanaan gladi lapang penanggulangan bencana ini juga sebagai Langkah untuk menyamakan persepsi dan mematangkan koordinasi antar instansi terkait penanganan bencana," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, Pemkab tidak akan mampu melakukan mitigasi bencana tanpa dukungan dan peran aktif dari masyarakat, tim relawan dan para pemangku kepentingan lainnya. Pemkab senantiasa berupaya untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan mitigasi bencana. "Melalui gladi ini kita berbagi peran, siapa melakukan apa dan bagaimana caranya," jelas Joko.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sleman, ST. Haenry Dharma Widjaja menjelaskan wilayah Sleman memiliki beberapa ancaman bencana. Bencana tersebut yaitu Erupsi Merapi, gempa bumi, angin kencang, tanah longsor dan banjir. Saat ini di Kabupaten Sleman sudah terdapat 62 Destana.
"Pengukuhan dan gladi lapang ini sebagai wujud kesiapsiagaan warga masyarakat dalam menghadapi bencana serta meningkatkan kapasitas kelembangaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan pemeliharaan kearifan lokal dalam pengurangan resiko bencana," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Sensus Ekonomi 2026 mencatat UMKM DIY masih didominasi usaha mikro. Dinkop UKM DIY memperkuat pendampingan agar pelaku usaha bisa naik kelas.
BPKH memangkas anggaran operasional Rp100,31 miliar pada 2026 untuk menjaga keberlanjutan dana haji tanpa mengurangi layanan kepada jemaah
Presiden Prabowo menganugerahkan tanda kehormatan kepada kesatuan dan personel Polri pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas.
Pemkab Bantul mempercepat sertifikasi halal UMKM. Baru sekitar 20 persen produk bersertifikat, dengan sektor pangan menjadi prioritas.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp64.250 per kg pada 1 Juli. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru berdasarkan data PIHPS Nasional.