Sarasehan dengan BCS dan Slemania, PSS Ungkap Progres Fasilitas hingga Akademi
PSS Sleman memaparkan progres Home Ground Training, akademi usia muda, tata kelola klub hingga kesiapan tim dalam sarasehan bersama BCS dan Slemania jelang Supe
Ilustrasi Vaksin COVID-19. /FOTO ANTARA -Irwansyah Putra
Harianjogja.com, BANTUL-- Pendataan calon vaksinasi dari kalangan pelayan publik di Bantul telah dilakukan. Dari lingkungan sekolah, guru hingga tenaga kependidikan (Tendik) diusulkan jadi penerima vaksin.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko menyampaikan guru dari berbagai tingkatan telah diusulkan jadi calon penerima vaksin. Total 15.389 orang telah diajukan Disdikpora Bantul untuk mendapatkan vaksinasi "Terdiri dari guru TK-PAUD, SD, SMP, SKB dan staf Disdikpora, total 15.389 orang," sebutnya pada Senin (1/3/2021).
BACA JUGA : 8.000 Lebih Guru di Sleman Didaftarkan untuk Ikuti Vaksinasi
Tidak hanya guru, data yang diajukan juga mencakup pegawai TU hingga tenaga pendidikan lainnya. Adapun guru yang diajukan sebagai calon penerima vaksin juga tidak memandang status, baik PNS maupun honorer. "Betul [mencakup guru PNS dan honorer], makanya jumlahnya 15,389 orang," ujarnya.
Ditegaskan Isdarmoko seluruh guru maupun tendik sekolah yang berada dalam kewenangan Disdikpora Bantul telah didata. Berbeda dengan sekolah swasta, pondok pesantren contohnya, pendataan akan menjadi kewenangan Kemenag.
Isdarmoko mengaku tidak ada kendala dalam pendataan calon penerima vaksin di kalangan pendidikan. Data yang diajukan pun sudah final, termasuk PNS yang baru saja diterima. "Pendataan tidak ada kendala. Bahkan kami tambahkan kemarin CPNS yang baru aja diangkat langsung kita data," terangnya.
BACA JUGA : Ini Tahapan Vaksinasi Covid-19 Guru & Tenaga Pendidik
"Jadi dengan adanya vaksinasi bagi guru kami berharap ini bisa mempercepat nanti akselerasi pembelajaran tatap muka. Karena nanti kan ini, pembelajaran jarak jauh BDR ini sudah hampir satu tahun. Ini kan juga orang tua kemudian siswa kan banyak masalah, kaitannya dengan pembelejaran, kejenuhan maupun masalah-masalah psikososial. Sehingga itu harapannya dengan vaksinasi ini guru-guru punya imunitas yang tinggi. Sehingga akan menjaga dari kerentanan, karena siswa datang dari berbagai latar belakang," katanya.
Sebelumnya Juru Bicara Pengelolaan Vaksin Covid-19 Bantul, Abednego Dani Nugroho menjelaskan sasaran penerima vaksinasi masih dalam proses pendataan. Terakhir sebanyak 28.912 orang masuk dalam calon penerima vaksin dari sektor pelayan publik di tahap dua.
BACA JUGA : Vaksinasi Guru DIY Rampung Juni 2021, Pembelajaran Tatap
"Selanjutnya data dikirim ke Pusdatin Kemenkes sebagai dasar perhitungan vaksin," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memaparkan progres Home Ground Training, akademi usia muda, tata kelola klub hingga kesiapan tim dalam sarasehan bersama BCS dan Slemania jelang Supe
Baterai LFP generasi keempat Tiongkok menembus 200 Wh/kg. Teknologi ini berpotensi meningkatkan jarak tempuh dan efisiensi mobil listrik.
Simak jadwal bola malam ini periode 7-8 September 2026 yang menyajikan duel seru Serie A, LaLiga, Liga Arab Saudi, hingga Liga Portugal.
Erupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan dari Soetta. Dispar DIY memantau dampaknya terhadap wisatawan dan menyiapkan antisipasi.
BAZNAS Klaten menyalurkan Rp2,26 miliar untuk rehab 125 RTLH dan pembangunan 110 jamban di 25 kecamatan.
PSIM Jogja masih memiliki pekerjaan rumah menghadapi low block. Van Gastel menyiapkan variasi pemain untuk musim 2026/2027.