Advertisement
PDM Jogja Bentuk Kader Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA– Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MLH PDM) Kota Jogja bentuk kader lingkungan hidup. Kader ini nantinya bertugas untuk mengedukasi dan memotivasi generasi muda untuk memperbaiki lingkungan hidup di wilayah masing-masing.
Advertisement
Menurut Sekretaris MLH PDM Kota Jogja Harris Syarif Usman, gerakan kader lingkungan hidup ini terbentuk berkat kerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Djasman Al-Kindi. Selain edukasi dan motivasi, kader lingkungan hidup juga akan merekrut anak muda lainnya.
BACA JUGA : Bangun Ketahanan Pangan di DIY, Pemerintah Diminta
“Nanti digencarkan lewat sosial media juga. Agenda ke depan susur Kali Code, pelatihan jurnalisme lingkungan, dan lainnya,” kata Harris saat dihubungi secara daring pada Senin (1/3/2021).
Selain kepedulian terhadap lingkungan, kader lingkungan hidup juga akan mengedukasi tentang ketahanan pangan. Poin utamanya mengajak para anak muda untuk menanam sesuatu yang dia makan di kampung masing-masing.
“Termasuk lorong sayur, budidaya ikan di dalam ember (budikdamber), dan lele sayuran. Di masa pandemi Covid-19 ini [sebisa mungkin] mencukupi kebutuhan pangan secara mandiri,” kata Harris.
BACA JUGA : Canthelan Bantu Jaga Ketahanan Pangan Sleman
Pemilihan sasaran anak muda lantaran usia yang kreatif, inovatif, dan memiliki banyak jaraingan pertemanan. Kota Jogja akan menjadi pilot projek untuk nantinya berkembang ke daerah lain. Program ini efektif berjalan sejak awal 2021.
Jaringan IMM tersebar di banyak kampus seperti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, dan lainnya. Untuk semakin memperluas gerakan, Harris mengatakan hendak bekerja sama dengan Karang Taruna Jogja. Saat ini, dia juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









