Hanya Satu Calon, Pendaftaran Pilur di Gunungkidul Akan Diperpanjang
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua pemuda yang teler dan terlibat kecelakaan di Hutan Sodong, Paliyan Gunungkidul diketahui membawa ratusan pil koplo. Berawal dari keduanya, polisi berhasil menangkap tujuh pengedar narkoba yang beroperasi di Gunungkidul.
Kasat Reskoba Polres Gunungkidul, AKP Dwi Astuti Handayani mengatakan, rentetan pengungkapan kasus ini diawali adanya peristiwa kecelakaan di kawasan Hutan Sodong, Kapanewon Paliyan di awal Februari. Berdasarkan pemeriksaan ada dua pengendara, VMN dan RZP yang membawa pil koplo. temuan ini pun ditindaklanjuti dengan melakukan penggeledahan dikontrakan keduanya.
BACA JUGA : Penjual Pil Koplo Asal Selopamioro Lakukan Transaksi
“Saat diamankan keduanya dalam keadaan teler karena pengaruh obat-obatan terlarang sehingga kami lakukan pengembangan,” katanya, Selasa (9/3/2021).
Dari pemeriksaan di kontrakan RZP, polisi mengamankan 854 butir pil koplo. sedangkan hasil pemeriksaan dari VMN kedapatan memiliki 37 pil koplo yang disimpan di kontrakannya. “Kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.
Dwi Astuti mengatakan, penangkapan terhadap dua pelaku ini diikuti dengan pengungkapan kasus lainnya hingga total ada sembilan tersangka yang diamankan. “Kasus penyalahan narkoba cenderung meningkat sehingga harus ada upaya pencegahan. Untuk pengguna maupun pengedar rata-rata usianya di bawah 30 tahun,” katanya.
BACA JUGA : Polres Bantul Tangkap Pria yang Jual Pil Koplo di Rumahnya
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, peredaran pil koplo harus diberantas. Pasalnya, dari sisi harga jual, pil-pil ini relatif murah, namun memiliki efek yang berbahaya bagi kesehatan. Upaya pemberantasan terus dilakukan agar peredaran bisa ditekan.
Menurut dia, langkah antisipasi ini pun membuahkan hasil karena petugas berhasil mengamankan sembilan tersangka pengedar obat-obatan terlarang. Penangkapan ini dilakukan sepanjang Februari. Adapun para tersangka di antaranya VMN; RZP, ES; FC; AW; YC; JK, TT dan AG.
“Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres,” katanya.
BACA JUGA : Edarkan Pil Koplo, Warga Panggungharjo Ini Ditangkap Polisi
Selain menangkap para tersangka, polisi juga mengamankan ribuan pil koplo dan ponsel sebagai barang bukti. Atas perbuatannya itu, sembilan tersangka dijerat menggunakan Undang-Undang tentang Psikotropika dengan ancaman kurungan paling lama 15 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.