Ditarget Capai Rp1,7 Miliar, Bulan Dana PMI Kembali Diluncurkan

Ilustrasi Palang Merah Indonesia - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
15 Maret 2021 08:47 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Bulan Dana PMI Tahun 2021 resmi diluncurkan. Tahun ini penggalangan dana ditarget mampu mencapai Rp1,7 miliar.

Bulan Dana PMI 2021 resmi diluncurkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis secara simbolis disaksikan langsung Ketua PMI Bantul, Wirmon Samawi. Wirmon menuturkan bila dari tahun ke tahun hasil penggalangan dana melalui Bulan Dana PMI selalu meningkat tiap tahunnya.

BACA JUGA : Meski Pandemi, Bulan Dana PMI Bantul Naik Drastis

"Puncaknya pada tahun kemarin (2020), PMI berhasil memecahkan rekor penggalangan dana tertinggi yaitu sebesar Rp1,6 miliar," tuturnya pada Jumat (12/3) di Ruang Mandhala Saba Madya, Komplek Parasamya, Bantul.

Diterangka Wirmon, dana yang terkumpul selanjutnya dipakai untuk beragam kegiatan kemanusiaan, seperti penanggulangan bencana dan pemberian bantuan kepada masyarakat. "Operasional kegiatan kemanusiaan PMI, sebanyak 80 persen berasal dari Bulan Dana PMI. Sedangkan 20 persen sisanya berasal dari dana hibah," terangnya. 

Pada 2021, Wirmon kembali meningkatkan target capaian dana dari Bulan Dana PMI. Kendati masih dalam situasi pandemi, PMI Bantul mematok target penggalangan Bulan Dana PMI 2021 diangka Rp1,7 miliar.

BACA JUGA : Untuk yang Pertama Kalinya, Donasi Bulan Dana PMI Jogja 

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis mewanti-wanti panitia Bulan Dana PMI untuk mengadakan sosialisasi secara professional kepada masyarakat. Helmi mengusulkan pendekatan  kepada masyarakat dapat dilakukan melalui media sosial.

Diharapkan Helmi dengan adanya aplikasi QRIS melalui Bank BPD DIY, proses penggalangan dana makin mudah. Selain itu melalui QRIS, Helmi berharap masyarakat dapat terdorong untuk ikut andil menyisihkan sumbangannya kepada Bulan Dana PMI. "Bagi masyarakat yang tidak menggunakan aplikasi QRIS, tetap bisa melakukan pembayaran secara konvensional," tandasnya.