Sembilan SD Negeri di Gunungkidul Tak Dapat Murid Baru pada SPMB 2026
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Foto Ilustrasi ssiwa di sekolah. /ANTARA FOTO-Syifa Yulinnas.\n
Harianjogja.com, WONOSARI – Siswa kelas akhir untuk tingkatan SD dan SMP diperbolehkan menjalankan kegiatan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Diharapkan pertemuan ini bisa meningkatkan motivasi para siswa dalam pelaksanaan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD).
Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Kisworo mengatakan, tatap muka konsultasi di sekolah digelar mulai Senin (22/3). Meski demikian, tidak semua siswa menjalankan karena kebijakan tersebut hanya berlaku untuk siswa kelas akhir di tingkat SD maupun SMP.
“Di dalam pelaksanaan juga membuat surat edaran tentang konsultasi pembelajaran di sekolah,” kata Kiswara kepada wartawan, Selasa (23/3).
BACA JUGA : Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dia menjelaskan, pemberian izin sekolah tatap muka ini tak serta merta bisa dilakukan. Pasalnya, pelaksanaan harus mendapatkan rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 kapanewon setempat.
“Akibatnya pelaksanaan [tatap muka] di lapangan tidak bisa dilakukan secara serentak,” ujarnya.
Kepala Sekolah SD Negeri 2 Mulo, Wonosari, Wiji Utomo mengatakan, pihaknya sudah memulai kegiatan belajar tatap muka konsultatif. Adapun pelaksanaan sesuai dengan surat edaran dari disdikpora, hanya siswa kelas VI yang diperbolehkan datang ke sekolah. “Untuk yang lainnya masih menjalani pembelajaran secara daring,” kata Muji.
Dia menjelaskan, siswa kelas VI di SD Negeri 2 Mulo ada 25 anak. Untuk menghindari terjadinya kerumunan, maka konsultasi dibagi menjadi tiga ruangan sehingga dalam satu kelas ada delapan siswa.
BACA JUGA : April, Jawa Tengah Mulai Simulasi Belajar Tatap Muka
Untuk durasi kegiatan belajar mengajar, dalam sehari juga dibatasi maksimal dua jam. “Proses belajar sesuai dengan standar penerapan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.
Hal berbeda terjadi di SMP Negeri 2 Wonosari. Siswa kelas IX masih belum bisa menjalankan tatap muka konsultasi karena menunggu rekomendasi dari satgas Covid-19 di Kapanewon Wonsoari.
“Kalau nanti sudah dipastikan siap, izin baru diberikan dan kami masih menunggunya,” kata Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Purwanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan karena merupakan mandat rakyat kepada Presiden Prabowo.
Insentif guru madrasah non-ASN mulai cair akhir Juni 2026 sebesar Rp1,5 juta. Simak detail lengkapnya di sini.
IHSG menguat ke level 6.321 pada Rabu, investor wait and see keputusan suku bunga BI dan The Fed. Simak analisis lengkapnya.
Sebanyak 4.576 personel gabungan amankan aksi demo di Jakarta, Rabu 17 Juni 2026. Simak titik lokasi dan jadwalnya.
Lionel Messi cetak hattrick saat Argentina kalahkan Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026. Simak jalannya laga dan kontroversinya.