Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kapolda DIY Irjen Pol. Asep Suhendar bersama Fokompimda Kulon Progo panen cabai di Pos Polairut Congot, Kabupaten Kulonprogo. /ANTARA
Harianjogja.com, KULONPROGO- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) DIY Irjen Polisi Asep Suhendar melakukan panen cabai di lahan pasir seluas 2.000 meter di Pos Polairud Congot, Kabupaten Kulonprogo, dengan menghasilkan produksi sebanyak 1,5 kuintal, Kamis (1/4/2021).
Asep Suhendar mengatakan cabai yang berhasil di panen merupakan hasil dari pemanfaatan lahan pasir di sekitar Pos Polairud Congot yang bekerja sama dengan masyarakat sekitar.
"Dari lahan seluas 2.000 meter persegi tersebut ada sebanyak 1,5 kuintal cabai merah keriting yang dipanen," kata Asep Suhendar.
Hasil panen itu kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar bersama dengan paket sembako. Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian instansi kepolisian untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat di tengah masa pandemi.
Baca juga: Kawasan Kumuh di Bantaran Code Tahun Ini Ditata, Ini 3 Lokasinya
"Hasil panen ini akan kami bagikan kepada masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan," katanya.
Kegiatan penanaman cabai itu juga upaya dari Polri bersama masyarakat dalam memanfaatkan lahan-lahan tidur di sekitar pantai supaya bisa lebih produktif. Salah satunya dengan menanam komoditas cabai yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Selain itu, sebagai bentuk dukungan percepatan pemulihan ekonomi nasional.
"Kami berharap pemkab dan TNI juga bisa ikut memanfaatkan lahan-lahan di tempat lain," harapnya.
Baca juga: Demi Keamanan Ibadah Paskah, Jemaat Gereja Kotabaru Jogja Diwajibkan Bawa Tanda Pengenal
Sementara itu, Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan potensi budi daya cabai memiliki potensi yang cukup besar, khususnya lahan pasir. Sepanjang lahan pasir di Kulonprogo, merupakan lahan potensial untuk menanam cabai dan komoditas hortikultura lainnya.Cabai merupakan salah satu bumbu masakan yang dibutuhkan oleh warung hingga produsen produk makanan olahan.
Ia berharap agar produksi cabai bisa lebih ditingkatkan lagi. Khususnya dengan memanfaatkan lahan pasir supaya lebih produktif. "Tentunya ini menjadi salah satu kebanggaan kita bersama bahwa lahan yang mayoritas pasir bisa menghasilkan produksi cabai dengan hasil yang luar biasa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.