Kubah Lava Merapi Sudah Mencapai 1 juta Meter Kubik, Ini Penjelasan BPPTKG

Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). - ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
05 April 2021 19:17 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Sejak ditetapkan erupsi pada 4 Januari lalu, aktivitas vulkaniS Gunung Merapi masih terus terjadi. Kubah lava Gunung Merapi terus tumbuh hingga kini ukurannya menembus satu juta meter kubik.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan berdasarkan pengamatan terakhir, kubah lava yang terletak di sisi barat daya sudah mencapai 1.060.000 meter kubik.

"Dengan laju pertumbuhan 13.400 meter kubik per hari. Sementara analisis foto pada kubah lava sektor tenggara menunjukkan ketinggian kubah tengah yaitu sebesar 70 meter," ujarnya, Senin (5/4/2021).

BACA JUGA: Wapres Ingatkan Pentingnya Sertifikasi Produk Halal

Seperti diketahui, sejak 4 Februari lalu, Gunung Merapi ditetapkan memiliki dua kubah lava yakni yang pertama di sisi barat daya dan kedua di tengah kawah atau sektor tenggara. Keduanya terus tumbuh sampai saat ini.

Pada kubah lava kedua, volume tidak teramati karena gerkendala cuaca. Namun dari ketinggiannya, pertumbuhan kubah lava ini mencapai lima meter dari pengamatan sebelumnya pada 26 Maret, yakni 65 meter.

Meski mencapai 1 juta meter kubik pada kubah lava sisi barat daya, volume ini masih terbilang normal jika melihat kubah lava di sejumlah erupsi Merapi sebelumnya. Seperti pada erupsi 2006 kubah lava mencapai 4,3 juta meter kubik dan 2010 mencapai 5 juta meter kubik.