Waspadai Bahaya Lisus di Masa Pancaroba

Ilustrasi angin kencang. - JIBI
05 April 2021 12:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – BPBD memprediksi wilayah Gunungkidul akan memasuki kemarau mulai akhir Mei mendatang karena untuk sekarang sedang masuk masa pancaroba. Di masa peralihan dari musim hujan ke kemarau ini, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bencana hingga dampaknya dapat ditekan sekecil mungkin.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, berhubung sudah memasuki masa pancaroba, intensitas hujan yang turun mulai berkurang. Meski demikian, sambung dia, potensi bencana masih mungkin terjadi, khususnya terkait bencana angin kencang. “Potensinya merata di seluruh wilayah di Gunungkidul,” kata Edy kepada wartawan, Senin (5/4/2021).

BACA JUGA :Lisus Terjang Karangmojo, 3 Rumah Rusak, 1 Warga Terluka

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk waspada dan tetap berhati-hati. Pasalnya, meski sudah masuki masa peralihan, namun potensi hujan lebat dengan durasi waktu yang tidak lama tetap bisa menimbulkan bahaya. “Harus berhati-hati khususnya angin kencang. Untuk antisipasi bisa dilakukan dengan memangkas dahan dan ranting pohon di sekitar rumah yang telah rimbun,” katanya.

Ia menjelaskan, potensi musibah bisa terlihat adanya beberapa kejadian yang diakibatkan hujan deras yang mengguyur pada Minggu (4/4). Hasil pendataan dari tim pusdalops BPBD melaporkan adanya beberapa kerusakan akibat embusan angin kencang yang disertai hujan lebat.

Sebagai contoh, di Kapanewon Patuk ada tiga rumah rusak ringan dan satu rumah rusak berat karena tertimpa pohon tumbang. Selain itu, di Kapanewon Playan juga dilaporkan adanya kerusakan empat rumah akibat embusan angin kencang.

“Hujan juga mengakibatkan longsor di ruas jalan Jogja-Wonosari di Kalurahan Patuk, Patuk sehingga lalu lintas kendaraan terganggu,” katanya.

BACA JUGA : BENCANA GUNUNGKIDUL : Diterjang Lisus, Rumah Lindri 

Disinggung mengenai datangnya musim kemarau di wilayah Gunungkidul, Edy mengakui berdasarkan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY diperkirakan kemarau mulai datang di akhir Mei mendatang.

“Tentunya saat memasuki kemarau, kami juga melakukan langkah antisipasi guna mengatasi masalah kekeringan yang melanda di sejumlah wilayah di Gunungkidul,” katanya.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul pada Minggu tidak hanya mengakibatkan sejumlah kerusakan rumah. Namun demikian, di Kalurahan Semoyo, Patuk ada pohon tumbang yang mengakibatkan salah seorang warga mengalami luka di bagian kepala.

“Tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Tapi, korban terpaksa harus mendapatkan delapan jahitan di bagian kepala karena terluka,” katanya.