Jadwal SIM Keliling Polda DIY Jumat 6 November 2026 di Kalitirto Berbah, Cek Jamnya
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Salah satu sudut Green House di SMA N 1 Turi, Sleman sebagai tempat pembibitan tanaman jenis sayuran. /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, SLEMAN--SMA Negeri 1 Turi Sleman menjadi salah satu sekolah yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Sekolah ini menggalakkan program berbasis ramah lingkungan mulai dari pembuatan hutan mini, pengolahan sampah hingga green house untuk menanam berbagai jenis sayuran di lingkungan sekolah.
Kepala SMA N 1 Turi Sleman Mujiyono menjelaskan sekolahnya masuk dalam program sekolah adiwiyata menuju tingkat DIY di 2021. Oleh karena itu bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 secara khusus mengangkat tema tentang Merti Bumi Kareben Ngerti lan Migunani sebagai bentuk kepedulian seluruh sistem persekolahan terhadap lingkungan, yang digelar Rabu (7/4/2021). Kegiatan itu dihadiri oleh Muspika Kapanewon Turi, Sleman. Salah satu rangkaiannya berupa penggalakan hutan mini di lingkungan sekolah yang ditanami beragam jenis tanaman buah agar para siswa termotivasi untuk merawat.
"Yang ditanam di hutan mini tanaman buah karena orientasinya tidak sekedar menjadi perindang tetapi bisa berbuah, bermanfaat dan bisa dirawat oleh siswa. Sehingga tidak sekadar tanaman penghijauan saja," katanya Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Pemkab Sleman Pastikan Penyaluran BBM dan Elpiji di Kawasan Wisata Kaliurang Aman
Ia menambahkan hutan mini ini diharapkan mampu menyuplai oksigen sehingga udara di lingkungan sekolah menjadi lebih segar. Selain itu, hutan mini juga sebagai konservasi air, sehingga air hujan bisa dipanen atau diserap ke tanah melalui pepohonan.
"Keberadaan pepohonan ini bisa bermanfaat untuk laboratorium alam sebagai tempat observasi dan percobaan, serta sebagai tempat diskusi, rekreasi karena ada perindangnya," katanya.
Adapun kegiatan bersama masyarakat dan lembaga terkait antara lain membersihkan saluran air, sungai, menanam pohon di luar sekolah. Selain menggalakkan hutan mini sebagai komitmen sekolah adiwiyata, SMA N 1 Turi juga memiliki tempat khusus untuk pengolahan sampah. Khusus untuk sampah organik diolah menjadi kompos melalui peralatan dan perangkat yang sudah tersedia di bagian belakang kompleks sekolah. Kemudian hasil dari kompos dipakai sebagai pupuk tanaman di sekitar sekolah. Menariknya sekolah ini memiliki green house yang digunakan sebagai pembibitan beragam jenis sayuran, kemudian dari pembibitan ditanam di lahan sekitar lingkungan sekolah.
"Melalui tema lingkungan ini prinsipnya kami ingin mengajak para siswa untuk lebih sadar dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya," kata Ketua Panitia HUT ke-30 SMAN 1 Turi Sleman Heri Untoro.
Baca juga: Jumlah Anak di Bantul yang Menikah Dini Memprihatinkan, Ini Datanya
Kepala Balai Pendidikan Menengah Sleman Priyo Santoso mengapresiasi kepedulian SMA N 1 Turi Sleman terhadap lingkungan. Keberadaan hutan mini di lingkungan sekolah akan memotivasi seluruh siswa untuk terus menjaga lingkungan.
"Ini sangat sesuai dengan kesiapan sebagai sekolah adiwiyata. Selain itu hutan mini akan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Selain untuk konservasi, suasana sekolah akan menjadi lebih asri," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Demo di Prancis menuntut kenaikan upah dan menolak biaya hidup tinggi. Sebanyak 448 orang ditangkap dan 53 polisi terluka.
Rakernas SPS 2026 menghasilkan enam rekomendasi strategis, termasuk penetapan Lampung sebagai tuan rumah Kongres SPS pada Juni 2027.
BPS DIY mencatat pekerja informal mencapai 55,14% pada Agustus 2026, naik 1,17 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.
Kozo Tashima resmi maju sebagai calon Presiden FIFA 2027. Didukung JFA, ia mengusung integritas dan harus memenuhi syarat nominasi.
Taj Yasin menyampaikan apresiasi kepada Stikom Semarang yang turut memberikan kesempatan kepada mahasiswa asal Jawa Tengah untuk menempuh pendidikan tinggi.