Dirut Telkom: Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan
Telkom menilai pembangunan infrastruktur, ekosistem mitra, dan investasi jangka panjang menjadi kunci pengembangan industri kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
Pertunjukan Tari Bedhaya Sapta, Ciptaan Sri Sultan HB IX saat peringatan Amanat 5 September 2020./Istimewa-Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA--Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat akan menampilkan tari Bedhaya Mintaraga pada Sabtu (10/4/2021) malam atau dalam puncak acara Peringatan Ulang Tahun ke-75 Sri Sultan HB X, sekaligus kenaikan takhta ke-32 berdasarkan tahun Masehi.
Bedhaya Mintaraga merupakan tari yang sangat istimewa karena diilhami dari serat Lenggahing Harjuna yang ditulis langsung oleh Sri Sultan HB X. Bedhaya ini utamanya akan diiringi Gendhing Danasmara. Sementara pembukaannya akan menggunakan Gendhing Gati Retnadi dan Gati Surendra. Semuanya menggunakan Laras Slendro Pathet Sanga.
“Nama Mintaraga diambil dari nama tokoh pewayangan Raden Harjuna saat sedang bertapa. Bedhaya Mintaraga akan dibawakan oleh sembilan penari. Yang ada di paling tengah [jangga] akan memerankan Raden Harjuna. Sementara delapan penari lainnya memerankan tokoh delapan istri Raden Harjuna, yakni Sembadra, Larasati, Srikandi, Lestari, Palupi, Manohara, Drestanala, dan Supraba,” kata Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhomardowo, KPH Notonegoro, yang bertanggung jawab dalam pementasan Yasan Dalem Enggal ini.
KPH Notonegoro mengatakan pemilihan nama Mintaraga atau Raden Harjuna ketika sedang bertapa mengandung banyak pesan. Hal ini tidak lepas dari ajaran mesu budi yang dapat diartikan sebagai usaha mengendalikan hawa nafsu, baik fisik maupun psikis.
Raden Harjuna bertapa untuk memenuhi darma kesatria dalam tugas melindungi rakyat. Kehadiran delapan istri Raden Harjuna dalam Bedhaya Mintaraga sesungguhnya mengandung berbagai ajaran kesatria yang melekat pada sang manusia sejati.
Sembadra merupakan simbol pencerahan dan kekuatan; Larasati sebagai simbol penyatuan cipta, rasa dan karsa agar hidup menjadi selaras; Srikandi sebagai simbol kebaikan, keluhuran, dan kebenaran; dan Lestari sebagai simbol kekuatan manusia.
Ada pula Palupi sebagai simbol cinta kasih pada sesama manusia; Manohara sebagai simbol keteguhan hati manusia; Drestanala sebagai simbol kecerdasan dan penguasaan batin; serta Supraba sebagai simbol kewibawaan.
Motif Kampuh
Dari berbagai nilai dan makna tersebut, Bedhaya Mintaraga ingin mengisahkan tentang Raden Harjuna beserta delapan istrinya yang melambangkan kekuatan dari dirinya. Karakter dan sifat yang berbeda-beda dari kedelapan istri Raden Harjuna tersebut justru menjadi kekuatan yang saling melengkapi.
Busana yang digunakan dalam Bedhaya Mintaraga nantinya akan menggunakan kampuh dengan riasan paes ageng. Hanya yang berbeda dengan bedhaya pada umumnya, masing-masing penari akan mengenakan kampuh dengan motif berbeda-beda menyesuaikan karakter tokoh yang diperankan.
Dalam pentas perdana nanti terdapat dua kelompok (rakit bedhaya) yang menari secara bersamaan. Rakit pertama akan menari di Kagungan Dalem Bangsal Kencana Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dengan busana kampuh.
Sementara rakit kedua akan menari di Kagungan Dalem Bangsal Srimanganti dengan mengenakan busana rompen. Pementasan rakit pertama tertutup untuk umum. Namun demikian, agar masyarakat turut menikmati jalannya pertunjukan, rakit kedua dapat disaksikan secara live streaming melalui kanal Youtube Kraton Jogja, pada waktu yang sama, Sabtu (10/4) pukul 20.00 WIB.
“Sejak jauh-jauh hari Ngarsa Dalem sudah dhawuh untuk menyiarkan Bedhaya Mintaraga ini agar dapat disaksikan masyarakat. Namun untuk pementasan di Bangsal Kencana, kan tidak memungkinkan untuk disiarkan. Sehingga dibuat rakit atau kelompok kedua yang bisa disaksikan secara livestreaming. Harapannya masyarakat bisa ikut menyaksikan dan mendapatkan inspirasi dari Bedhaya Mintaraga yang kaya nilai-nilai kebaikan,” tutur Notonegoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkom menilai pembangunan infrastruktur, ekosistem mitra, dan investasi jangka panjang menjadi kunci pengembangan industri kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
Puluhan anak muda berkumpul di UGM dalam Rembug Pangan Orang Muda untuk mendorong inovasi pangan lokal dan kedaulatan pangan nasional.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja 31 Oktober 2026 melayani lima tujuan. Cek jam keberangkatan, interval bus, dan tarif Rp80.000.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 31 Oktober menunjukkan hujan ringan di Kulonprogo dan Sleman. Simak suhu serta kelembapan lima wilayah.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 31 Oktober 2026 tersedia 6 kali sehari. Cek jadwal pulang-pergi dan tarif Rp12.000.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 31 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek jam dan tarifnya.