Jual Mercon, Warga Kulonprogo Ditangkap Polisi

Ilustrasi - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
25 April 2021 17:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Seorang pria asal Kalurahan Tirtorahayu, Kapanewon Galur, Kulonprogo, harus berurusan dengan jajaran Satreskrim Polres Kulonprogo. Diduga, pria tersebut melakukan aksi jual beli petasan di wilayah Kapanewon Galur.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan pelaku yang diduga menjual petasan tersebut berinisial DG, 23, warga kapanewon Galur. DG ditangkap saat jajaran Polres Kulonprogo tengah melakukan patroli di wilayah kapanewon Galur.

"Saat tengah melakukan patroli, anggota mendengar suara petasan. Akhirnya anggota bergerak menuju ke sumber suara. Di situ didapati pelaku tengah bertransaksi dengan anak dibawah umur berinisial F, 15, warga Kulonprogo. Keduanya bertransaksi petasan," kata Jeffry pada Minggu (25/4/2021).

Lebih lanjut, polisi langsung meringkus pelaku. Guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut, polisi akhirnya menuju ke kediaman pelaku di 020/010, Kalurahan Tirtorahayu, Kapanewon Galur.

BACA JUGA: Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Kubah Lava Capai 1,79 Juta Meter Kubik

"Di rumah pelaku, anggota mengamankan barang bukti sejumlah bubuk mercon dan alat pembuat petasan milik pelaku sebelum dijual," kata Jeffry.

Tidak hanya mengamankan sejumlah bubuk mercon, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya. Di antaranya, delapan bungkus bubuk mercon, satu gulung kertas, satu buah sumbu petasan, dua lembar kartu remi yang dipotong ujungnya, empat batang potongan bambu dan satu buah balok kayu.

Petugas juga menyita enam buah petasan jadi siap ledak. Pelaku dan barang bukti sudah berada di Mapolres Kulonprogo untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Selanjutnya bagi pelaku penjual petasan akan kami lakukan proses hukum sesuai peraturan hukum yang berlaku," imbuhnya.

Bulan ramadan menjadi momentum bagi jajaran Polres Kulonprogo dalam melaksanakan kegiatan patroli guna mengantisipasi 3C (curat, curas dan curanmor) dan upaya menjaga kamtibmas.