Advertisement

Mudik Lebaran, Sejumlah Mahasiswa Mulai Meninggalkan Jogja

Newswire
Minggu, 02 Mei 2021 - 22:37 WIB
Bhekti Suryani
Mudik Lebaran, Sejumlah Mahasiswa Mulai Meninggalkan Jogja Beberapa penumpang hendak berangkat di Terminal Jombor, Kamis (15/4/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Musim Lebaran mendorong sebagian mahasiswa meninggalkan Jogja.

Sejumlah mahasiswa mulai meninggalkan Kota Jogja untuk mudik ke kampung halamannya. Hanya saja adanya pengetatan mudik, membuat suasana di terminal Jombor, Sleman sepi. Mayoritas pemudik kembali ke sejumlah kota di Sumatra, seperti Palembang dan Lampung.
Koordintor Terminal Jombor, Sleman, Herman Jaya mengatakan, pada masa pengetatan perjalanan mudik pada 22 April-5 Mei 2021, terminal Jombor tetap buka melayani penumpang antar kota antar provinsi (AKAP). Sedangkan untuk peniadaan mudik mulai 6 Mei-17 Mei 2021 tidak melayani AKAP, hanya melayani angkutan lokal.

“Pemudik didominasi tujuan Sumatra, seperti ke Palembang dan Lampung. Untuk Jakarta masih sepi,” kata Herman, Minggu (2/5/2021). Sedangkan untuk pemudik dari luar kota yang turun di Terminal Jombor sampai saat ini juga belum terlihat. Jika ada yang datang hanya satu atau dua orang saja. Untuk pemudik luar kota ini biasanya baru meningkat saat arus balik. “Saat ini belum terpantau. Hanya ada satu dua, tidak signifikan,” katanya.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Pengelola agen bus di terminal Jombor, Iwan mengatakan penurunan penumpang mencapai 50 persen. Saat ini yang ramai untuk tujuan Sumatra. Sedangkan untuk tujuan Jabotabek hanya ada satu atau dua penumpang saja.
“Kadang hanya ada satu atau dua penumpang yang berangkat,” katanya.

BACA JUGA: Sejumlah Warga Sleman Belum Terima Ganti Rugi Lahan Terdampak Tol

Salah seorang penumpang, Anggi (21) mengaku sengaja mudik lebih awal karena memang sudah tidak ada aktivitas di kampus. Dia ingin Lebaran di kampung halaman bersama keluarganya di Lampung. Apalagi setelah 6 Mei akan ada pengetataan dan tidak boleh ada mudik. “Kebetulan kegiatan di kampus sudah selesai, jadinya mudik lebih cepat. Saya juga membawa hasil rapid test bebas Covid-19,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Dwi Wulandari(19), yang memilih mudik karena kegiatan perkuliahan dan praktis sudah selesai. Dia sudah lama tidak kembali karena masa pandemi Covid-19. Untuk itulah dia memilih mudik lebih cepat agar masih ada angkutan. “Tinggal ujian, semua materi perkuliahan dan praktik sudah selesai,” katanya.

Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Perkuliahan Selesai, Mahasiswa di Yogyakarta Pilih Mudik Lebih Awal".

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : iNews.id

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pendukung HAM di Rusia-Ukraina-Belarus Diganjar Nobel Perdamaian 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 23:57 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement