Terinfeksi Covid-19, Warga Sleman Meninggal di Tempat Isolasi Mandiri

Ilustrasi. - Freepik
26 Mei 2021 19:27 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Covid-19 di Sleman terus menerus merenggut korban jiwa.

Satu lagi warga Dusun Ngaglik, Caturharjo, Sleman yang positif Covid-19 meninggal dunia, Selasa (25/6/2021) malam. Warga itu berjenis kelamin perempuan berusia 71 tahun dan memilik riwayat penyakit penyerta (kormobit).

Dia diketahui positif Covid-19 hasil swab PCR, Sabtu (22/5/2021). Total sudah ada dua warga Ngaglik yang positif Covid-19 meninggal. Sebelumnya, warga berjenis kelamin perempuan usia 55 tahun yang positif Covid-19 juga meninggal usai Lebaran 1442 H.

Lurah Caturharjo, Sleman, Agus Sutanto mengatakan warga yang meninggal itu sebelum diketahui positif Covid-19 memiliki penyakit penyerta (kormobid) dan sudah menjalani perawatan dua tahun.

BACA JUGA: KLASTER LEBARAN: 12 Orang di Ngemplak Sleman Terinfeksi Corona Setelah Halalbihalal

Atas kondisi itu, maka saat dinyatakan positif Covid-19 tidak dirawat di fasilitas kesehatan darurat Covid-19 (FKDC) Asrama Haji DIY di Sinduadi, Mlati, Sleman. Melainkan hanya isolasi mandiri (Isoman) di rumah. “Karena tidak memungkinkan dibawa ke Asrama Haji DIY, maka hanya isoman,” katanya, Rabu (26/5/2021).

Warga yang meninggal itu langsung di makamkam di pemakamam umum Ngaglik, Rabu (26/5/2021) dini hari pukul 01.30 WIB dengan penerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Selain itu semua keluarga juga tidak boleh diperkenankan memegangnya.

Dusun Ngaglik sendiri, terdiri dari empat RT. Warga yang terpapar Covid-19 ada di RT 1 dan RT 2, untuk RT 3 dan RT 4 tidak ada penularan. Dari dua RT itu ada 52 yang positif Covid-19. Sebanyak 38 orang dirawat difasilitas kesehatan darurat Asrama Haji DIY, dua orang meninggal, satu sembuh, tiga dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 dan lainnya isolasi mandiri.

Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Satu Warga Ngaglik yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia".

Sumber : iNews.id