Gerbang Tol Trihanggo Sleman Mulai Dibangun, Usung Siluet Ratu Boko
Gerbang Tol Trihanggo Tol Jogja-Solo mulai dibangun. Desainnya mengusung siluet Situs Kraton Ratu Boko dan ornamen Aksara Jawa.
Dukuh Ngajaran, Murjiya menunjukkan lokasi sasaran program padat karya di RT 5 Padukuhan Ngajaran, Sidomulyo, Bambanglipuro pada Senin (25/5/2021)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Program padat karya dari Disnakertrans Bantul kembali bergulir di 2021. Padat karya menjadi stimulus perekonomian warga di tengah pandemi.
Salah satu lokasi sasaran program padat karya terdapat di Padukuhan Ngajaran, Sidomulyo, Bambanglipuro. Dukuh Ngajaran, Murjiya menuturkan bila program padat karya dari Disnakertrans Bantul akan diimplementasikan di jalan kampung sepanjang 500 meter.
"Untuk jalan RT 5 dialokasikan 350 meter dan jalan di RT 6 sepanjang 150 meter," tuturnya, Senin (24/5/2021).
Pembangunan jalan kampung di RT 5 menurut Murjiya sangat mendesak. Pasalnya jalan yang menjadi penghubung warga antar RT dan desa tetangga belum pernah dicor sekalipun. Padahal jalan setapak ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu.
"Sini kan daerah pegunungan, kalau enggak dicor kan jalannya cuma bebatuan, licin. Sudah beberapa warga pernah tergelincir atau terpeleset di jalan ini," ungkapnya.
Adanya program padat karya dalam pembangunan jalan vital kampung ini disambut Murjiya dan warga lainnya dengan gembira.
Mayoritas warga yang bekerja sebagai buruh membuat warga kesulitan membangun jalan 350 meter secara swadaya. "Jadi yang di RT 5 total panjang jalannya 400 meter. Dari disnakertrans 350 meter, nanti sisanya 50 meter swadaya dari warga," tambahnya.
"Warga sangat antusias dengan program padat karya. Karena warga di Ngajaran ini kalau mau iuran enggak bisa. Jadi mengharapkan bantuan dari pemerintah. Sangat senang akhirnya dapat padat karya," tuturnya.
Jalan kampung tersebut bakal digarap 52 orang warga Ngajaran.
Murjiya mengatakan program padat karya membuat warga mendapat manfaat secara fisik dari pembangunan jalan serta manfaat dari segi ekonomi dengan dipekerjakannya warga dalam proses pembangunan.
Sekretaris Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti menerangkan masing-masing lokasi padat karya mendapatkan anggaran Rp160 juta yang akan digunakan dalam berbagai peruntukan. Pertama anggaran tersebut untuk upah perangsang kerja sebanyak Rp68 juta. Selanjutnya untuk pembelian bahan-bahan material sekitar Rp72 juta. Sisanya Rp20 juta untuk kegiatan lain pendukung program padat karya.
Program padat karya dapat merangsang perekonomian warga di tingkat bawah khususnya yang terdampak pandemi. Para warga yang terlibat dalam padat karya akan menerima upah dengan rincian untuk tenaga kerja Rp70.000 per hari, tukang Rp80.000 per hari dan ketua kelompok Rp90.000 per hari.
Agar pembangunan tetap memenuhi standar dan satu visi dengan desain, tukang akan mendapatkan bimbingan teknologi.
"Harapan kami, program padat karya ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena selama ini menggarap proyek padat karya para penggarap [warga] akan mendapatkan honor," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerbang Tol Trihanggo Tol Jogja-Solo mulai dibangun. Desainnya mengusung siluet Situs Kraton Ratu Boko dan ornamen Aksara Jawa.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pemkab Kulonprogo memetakan usulan pembangunan dari kalurahan, mulai irigasi, lampu jalan hingga dampak proyek tol untuk diprioritaskan.
Ceker ayam enak dan kaya kolagen, tapi waspadai 11 risiko: kolesterol, tekanan darah, berat badan, natrium, dan gangguan pencernaan. Simak selengkapnya.