Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Siapkan Rantai Pasok SAF
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menegaskan kesiapan untuk menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah. Hanya saja, pelaksanaan PTM dilakukan jika sudah mendapatkan persetujuan dari Pemda DIY.
Sekda Sleman Harda Kiswaya menegaskan PTM untuk tingkat SD maupun SMP di Sleman pada dasarnya siap dilaksanakan. Hanya saja, Pemkab masih menunggu persetujuan dan persyaratan tambahan yang akan diberikan oleh Pemda DIY.
Menurut Harda, Pemkab masih menunggu instruksi Gubernur DIY yang salah satunya meminta pelaksanaan PTM digelar setelah seluruh guru mendapatkan vaksinasi Covid-19. "Jadi sebelum PTM digelar akan ada instruksi dari Gubernur DIY. Kami masih menunggu. Kalau tidak ada perubahan, tahun ajaran baru tetap akan digelar," katanya, Selasa (8/6/2021).
Pelaksanaan PTM, kata Harda juga akan memerhatikan zonasi Covid-19 di masing-masing wilayah. Tidak hanya itu, sebelum diterapkan Pemkab akan mengkomunikasikan pelaksanaan PTM tersebut dengan DPRD Sleman. "Ya nanti kami komunikasikan, insyaallah DPRD setuju," katanya.
Baca juga: Meski Kasus Covid-19 DIY Masih Tinggi, Pemda Tak Akan Tes Acak di Perbatasan
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Sleman Arif Kurniawan mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) segera menyampaikan konsep PTM kepada legislatif. Hal itu penting agar Dewan bisa ikut mencermati konsep PTM agar tidak menimbulkan persoalan.
"Apalagi ini anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Kami ingin memastikan konsep PTM aman. Jangan sampai muncul klaster sekolah," katanya.
Menurut Arif, masalah setuju atau tidak tergantung dari presentasi PTM yang disampaikan oleh Disdik. Misalnya, terkait sarana dan prasarana protokol kesehatan, mekanisme pembagian jumlah siswa dalam satu kelas dan lainnya. "Termasuk bagaimana penerapan protokol kesehatan yang akan diterapkan," katanya.
Menurut Arif, pelaksanaan PTM menjadi tanggung jawab bersama. Baik eksekutif maupun legislatif. Oleh karenanya, perlu ada kesepakatan bersama penerapan PTM sebelum dilaksanakan.
Kepala Disdik Sleman Ery Widaryana mengatakan pelaksanaan PTM digelar serentak namun tetap melihat situasi dan kondisi zona Covid. PTM dilaksanakan seminggu dua kali dengan sistem shift secara bergiliran. Pembelajaran maksimal dua jam pelajaran untuk tingkat SD dan tiga jam untuk tingkat SMP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.