Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi/Antara-Galih Pradipta
Harianjogja.com, JOGJA—Kenaikan kasus Covid-19 di DIY sejak beberapa hari terakhir menjadi perhatian Pemda DIY.
“Kami sudah mendapatkan laporan di pemerintah kabupaten dan kota. Satgas di desa dan kecamatan masih perlu diefektifkan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Selasa (8/6/2021).
BACA JUGA: Selain Paduan Suara Gereja, Ada 4 Klaster Covid-19 Lain di Jetis Bantul, Ratusan Orang Tertular
Menurut Baskara Aji, Satgas di di tingkat kabupaten dan kota sudah mengefektifkan kembali Satgas Penanganan Covid-19 tingkat desa sampai RT dengan cara mengumpulkan, menyosialisasikan, dan memberi kunci tindakan apa yang perlu dilakukan Satgas terbawah supaya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro bisa lebih efektif.
Pemda belum memiliki rencana untuk melakukan tes acak antigen di semua perbatasan DIY karena menurutnya, tes acak di perbatasan tidak akan efektif. Yang harus dilakukan, kata Baskara Aji, adalah tracing dan testing pada kelompok-kelompok atau tempat yang dicurigai terjadi klaster penularan Covid-19 supaya lebih tepat. “Kalau [tes antigen] di jalan kan belum tentu efektif juga,” ujar Baskara Aji.
Satgas Penanganan Covid-19 DIY menyampaikan terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per 8 Juni 2021 sebanyak 237, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 46.673 kasus. Penambahan kasus terbanyak dari Sleman 120, kemudian disusul Bantul 46, Gunungkidul dan Jogja masing masing 29, serta Kulonprogo 13.
Penambahan kasus ini berdasarkan pemeriksaan sampel sebanyak 1.404 sampel. Sementara total sampel yang diperiksa 298.231 sampel. Adapun jumlah orang yang diperiksa sebanyak 272.723 orang, termasuk 1.397 orang di antaranya diperiksa selama 24 jam.
“Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 [terbaru] berdasarkan pemeriksaan mandiri 77 kasus, tracing kontak kasus positif 136 kasus, screening karyawan kesehatan satu kasus, dan belum ada info [belum diketahui riwayatnya] 23 kasus,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Diy, Berty Murtiningsih, Selasa (8/6/2021).
BACA JUGA: Pengumuman! PTM Serentak di Seluruh Sekolah DY Juli Nanti Belum Pasti
Pada hari yang sama juga terjadi penambahan pasien meninggal dunia sebanyak tujuh oraang, sehingga total kasus meninggal menjadi 1.232. Penambahan kasus meninggal karena Covid-19 ini terbanyak dari Sleman dan Gunungkidul masing-masing tiga orang dan dari Jogja satu orang.
Sementara penambahan pasien sembuh sebanyak 200, sehingga total sembuh menjadi 42.781 kasus. Distribusi kasus sembuh menurut domisili dari wilayah Jogja 18 kasus, Bantul 88 kasus, Kulonprogo 23 kasus, Gunungkidul sembilan kasus, dan Sleman 62 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.