Satpol PP Jogja Periksa Bus Wisata ke Secara Acak

Petugas Satpol PP saat mengecek kelengkapan dokumen rapid tes atau tes swab serta kelengkapan protokol kesehatan pada penumpang bus pariwisata di Pasar Seni dan Wisata Gabusan (PSWG), Sewon, Bantul, (22/12/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
21 Juni 2021 15:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah melakukan pemeriksaan secara acak kepada bus-bus pariwisata selama dua hari terakhir pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu lalu. Hasilnya beberapa bus pariwisata yang dicek membawa dokumen kesehatan.

“Untuk tempat parkir wisata pas pemeriksaan acak yang kita lakukan di tempat parkir kebetulan kemarin empat bus bawa dokumen kesehatan,” kata Ketua Satpol PP Jogja, Agus Winarto, Senin (21/6/2021).

Selain melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan, petugas Satpol PP juga melakukan pembinaan terhadap wisatawan yang tidak mengenakan masker. Tidak hanya di tempat parkir, namun Satpol PP juga melakukan pemantauan di sejumlah obyek wisata agar pengelola wisata menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meroket, Jokowi Instruksikan Kurangi Mobilitas dan Percepat Vaksinasi

Wisatawan di obyek wisata juga masih ditemukan yang tidak mengenakan masker dengan benar, “Yang di lokasi wisata juga kita edukasi untuk tetap memenuhi prokes, terutama pemakaian masker agar selalu tetap dipakai,” ujar Agus.

Pantauan Harianjogja.com pada Minggu (20/6/2021) sore kawasan Malioboro cukup padat kendaraan. Kepadatan kendaraan terlihat dari simpang Teteg sampai Titik Nol Kilometer dan sebagian besar adalah kendaraan berplat luar daerah.

Wisatawan juga terpantau masih ada yang berkerumun di depan toko-toko pakaian di sepanjang Malioboro, bahkan beberapa masih ditemukan tidak mengenakan masker. Sejumlah tempat parkir kawasan Malioboro juga padat. Banyak bus-bus pariwisata khususnya yang terpantau di Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali dan TKP Senopati.

Baca juga: WhatsApp Bakal Bisa Dipakai di Banyak Perangkat Tanpa Koneksi Internet

Agus menambahkan tidak ada bus pariwisata yang diminta putar balik dalam pemeriksaan secara acak yang dilakukan akhir pekan lalu. Namun dua pekan lalu ada, “Kalau pekan kemaren [12 dan 13 Juni 2021] ada tiga bus yang kita minta keluar untuk melanjutkan perjalanan,” ujar Agus.

Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengatakan padatnya kawasan Malioboro selama dua hari, pekan lalu dimungkinkan karena kawasan wisata pantai di Bantul ditutup setiap akhir pekan sehingga wisatawan beralih ke Jogja.