Kasus Covid-19 Ngino: Tambah 34 Positif, Sebagian Selesai Isoman

Ilustrasi. - Freepik
25 Juni 2021 09:47 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Klaster Covid-19 perkampungan yang bermula dari kegiatan ziarah ke luar daerah oleh rombongan warga di padukuhan Ngino XII, Kalurahan Mergoagung, Kapanewon Seyegan, bertambah 34 kasus positif, sehingga totalnya 74 kasus. Meski demikian sebagian warga telah selesai menjalani isolasi mandiri (isoman).

Panewu Mlati, Budi Pramono, menjelaskan berdasarkan swab masal yang dilakukan pada Jumat (18/6/2021) yang hasilnya baru keluar beberapa hari yang lalu, diketahui ada penambahan kasus sebanyak 34 kasus. dengan kasus sebelumnya sebanyak 40 kasus. Maka total kasus di Ngino XII menjadi 74 kasus.

Kendati demikian ia memastikan sebagian warga telah selesai menjalani isolasi mandiri pada Rabu (23/6/2021) lalu, dan sebagian lagi masih menunggu hingga Minggu (27/6/2021) mendatang. “Sebagian sudah selesai isoman 23 Juni, yang lain 27 Juni besok,” ungkapnya, Kamis (24/6/2021).

Penambahan kasus tersebut diperoleh setelah dilakukan swab masal kepada 93 warga di Ngino XII pada Jumat (18/6/2021) lalu. Adapun warga yang telah selesai menjalani isolasi mandiri sebanyak 40 warga. Mereka adalah orang-orang yang menjalani tes swab pertama pada Senin (14/6/2021).

Baca juga: Covid-19 di DIY Kian Menggila & Terus Catat Rekor, Warga Diminta Diam di Rumah

Seperti diberitakan sebelumnya, klaster Ngino XII bermula dari kegiatan ziarah warga ke daerah Magelang pada 6 Juni lalu. “Ziarah ke daerah Magelang [Jawa Tengah] dalam rombongan dua bus,” ujarnya.

Kemudian diketahui ternyata salah satu peserta ziarah merupakan kontak erat dan ikut tracing dari kasus lain. Setelah dites antigen ternyata dinyatakan positif. “Setelah kami tracing lagi ternyata ini ziarah bareng dua bus tadi. Kemudian yang dua bus itu diswab pada senin kemaren, 14 Juni,” katanya.

Pada tracing tersebut dites swab sebanyak 64 orang yang merupakan peserta ziarah. Dari tracing ini, sebanyak 38 orang dinyatakan positif pada Rabu (16/6/2021), yang kemudian bertambah dua pada hari berikutnya, sehingga totalnya menjadi 40 kasus.

Sebanyak 40 kasus tersebut, kata dia, hampir semuanya merupakan warga Dusun Ngino XII, dengan satu kasus merupakan warga Ngino XI. Dengan temuan ini maka di Dusun Ngino XII diberlakukan pembatasan kegiatan dan interaksi masyarakat.