PMI DIY Kirim 6 Personel Bantu Korban Gempa di NTT
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Ilustrasi. /REUTERS-Susana Vera
Harianjogja.com, SLEMAN- Meski mengalami peningkatan kebutuhan di atas 50%, namun ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19 di rumah-rumah sakit rujukan di wilayah Sleman masih memadai.
Direktur RSUD Prambanan Isa Dharmawidjaja mengatakan ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut saat ini tidak mengkhawatirkan. Sebab pasokan oksigen masih aman setidaknya sampai sepekan ke depan.
BACA JUGA : Pasien Covid-19 Melonjak, Stok Oksigen di Jogja Kosong
"Kemarin memang sempat ketar-ketir, tapi sama perusahaan supply oksigen dijamin aman. Pakai yang cadangan. Kami sejak awal sudah kontrak setahun anggaran," katanya kepada Harianjogja.com, Kamis (24/6/2021).
Ia menjelaskan ada peningkatan kebutuhan oksigen sebelum terjadi lonjakan pasien. Peningkatan kebutuhan oksigen untuk pasien di atas 50%. "Sepekan ini kebutuhan kami 2.000 meter kubik untuk yang cair, begitu juga yang tabung sepekan butuh 2000-an. Ya di atas 50 persen," katanya.
Meskipun supply oksigen dinilai aman, namun tidak dengan ketersediaan bed. Keterisian bed Covid-19 di RSUD Prambanan masih 100%. Padahal rumah sakit ini sudah menambah tiga bed, dari 21 bed menjadi 24 bed. Dampaknya, beberapa pasien dirawat di IGD sambil menunggu pasien lain selesai dirawat.
"Rumah sakit hanya menerima rujukan dari Faskes pertama, yang sudah begejala sedang dan berat. Kalau yang ringan ke shelter," katanya.
BACA JUGA : Rumah Sakit di Jogja Curhat Pasokan Oksigen Mulai Seret
Hal senada disampaikan Humas dan Kominfo RS PKU Muhamadiyah Gamping, Hepy Setyo Dewanto. Menurutnya sampai saat ini belum ada kendala terkait oksigen. "Untuk O2 masih aman," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19 di Sleman relatif terkendali. "Saat persediaan menipis, rumah sakit langsung mencari supplier. Kalau kesulitan menghubungi Dinkes. Nah untuk masalah oksigen ini dihandle langsung oleh DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Batu sengaja diletakkan di rel Tulungagung hingga mengganggu dua perjalanan kereta. KAI mengingatkan ancaman pidana maksimal 15 tahun.
Parkir wisata Jogja diusulkan terpusat lewat QRIS untuk mencegah pungli sekaligus memberi kepastian tarif bagi wisatawan.
Nusa Penida menerapkan Smart Microgrid yang mengintegrasikan PLTS, BESS, dan PLTD untuk mengoptimalkan energi terbarukan.
Kredit perbankan tumbuh 13,58% pada Juli 2026, lebih cepat dari DPK 11,21% dan berpotensi menekan biaya dana serta NIM.
BPOM memanfaatkan AI untuk mempercepat penemuan obat, proses registrasi, sertifikasi, uji klinis, hingga melacak peredaran obat.