Darurat! Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di RS DIY Hampir Habis

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, saat ditemui wartawwan di kompleks Kantor Gubernur DIY, Selasa (5/1/2021)-Harian Jogja - Lugas Subarkah
05 Juli 2021 20:27 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Ketersediaan bed atau tempat tidur khusus pasien Covid-19 di semua rumah sakit rujukan Covid-19 hampir penuh. Dari data Pemda DIY, dari 1.266 bed non-critikal yang sudah dipakai sebanyak 1.225 tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 96,76%. Sementara bed critical dari 140 yang tersedia sudah terpakai sebanyak 99 atau sekitar 70,71%.

“Kalau bicara tentang rumah sakit buka tutup sebenarnya adalah kalau kita mau bicara semua rumah sakit itu hampir 95% penuh dibuktikan beberapa rumah sakit pasang tenda artinya BOR Covid-19 hampir penuh,” kata Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, Senin (5/7/2021).

Menurut Pembajun alasan tidak semua rumah sakit tempat tidurnya digunakan untuk Covid-19 karena rumah sakit juga butuh menyediakan untuk kasus penyakit lainnya, seperti korban kecelakaan, atau penyakit lainnya yang juga membutuhkan perawatan inap.

BACA JUGA: Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Akan Dapat Vitamin dan Obat Serta Layanan Konsultasi

Jadi ketika rumah sakit melakukan upaya buka tutup Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena untuk mengatur pola antrean pasien. Selain itu juga membutuhkan sterilisasi ruangan yang digunakan bekas pasien Covid-19. Tidak hanya itu beberapa tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat juga banyak yang melakukan isolasi mandiri.

Dia meminta masyarakat memahami ketika rumah sakit melakukan buka tutup IGD, “Khusus IGD dan polinya kalau buka tutup tolong dipahamkan mereka sedang menata kembali pelayanan,” ujar Pembajun.