Ada Ratusan Pelanggaran Selama PPKM Darurat di Gunungkidul

Ilustrasi - Antara/Rahmad
12 Juli 2021 15:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 179 pelanggaran terjadi selama PPKM Darurat di Gunungkidul. Pelanggaran didominasi kegiatan di area publik serta operasional pedagang kaki lima, kafe, dan rumah makan.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Gunungkidul, Hery Sukaswadi mengatakan Tim Pengendalian Pengawasan dan Penegakkan hukum (Dalwas Gakkum) mencatat hingga Senin (12/7/2021) siang sebanyak 179 pelanggaran.

BACA JUGA: 2 Minggu Isolasi tapi Hasil PCR Tetap Positif? Begini Penjelasan Ahli

“Jumlahnya masih bisa bertambah karena patroli terus dilakukan,” kata Hery, Senin.

Dari jumlah itu sebanyak 149 pelanggaran ditangani dengan peringatan tertulis hingga pembubaran. Sisanya sebanyak 25 pelanggaran diselesaikan dengan penutupan maupun penyegelan. “Penutupan 21 pelanggaran merupakan kegiatan seni budaya di masyarakat. Selain itu, ada juga acara hajatan dan olahraga,” ungkapnya.

Secara umum, pelanggaran selama PPKM Darurat didominasi oleh pelangaran area publik di 85 titik. Sementara, usaha kuliner mulai dari kafe, rumah makan hingga PKL, yang melanggar berada di 59 lokasi.

“Kami berharap kepada masyarakat maupun pelaku usaha untuk mematuhi aturan dalam pemberlakukan PPKM Darurat,” katanya.

Menurut dia, patroli untuk penertiban aturan akan terus dilakukan. Selain itu, ada penyekatan untuk menekan mobilisasi warga selama PPKM Darurat dari 16% menjadi 30%. Penyekatan dilakukan di beberapa titik di rest area Bunder, Patuk; Simpang Tiga Candirejo, Semin dan Pertigaan Bedoyo, Kapanewon Ponjong. “Langkah ini untuk mengurangi laju kendaraan dari luar daerah untuk masuk ke Gunungkidul,” katanya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengimbau kepada masyarakat untuk memathui protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Menurut dia, tingginya kasus penyebaran harus dikendalikan. “Harus memakai masker, menjaga jarak dan sering-sering cuci tangan menggunakan sabun,” katanya.

BACA JUGA: Begini Cara Menaikkan Kadar Oksigen Secara Alami

Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Martinus Griviyanto Sakti mengatakan untuk mengurangi mobilitas masyarakat, tiga ruas jalan ditutup, meliputi Jalan Taman Parkir, Jalan Masjid Agung Alikhlas dan Jalan Satria.

Arus lalu lintas di Simpang Tiga Besole juga direkayass sehingga pengendara yang melaju dari timur tidak boleh luruh ke barat karena harus belok kiri saat berada di.

Pengendara yang berasal dari barat tidak boleh belok kanan ke arah bekas terminal lama dan harus lurus menuju ke timur. “Untuk yang melaju dari selatan juga tidak boleh belok kiri, karena harus ke arah timur [belok kanan],” katanya.