Baznas Jogja Salurkan Daging Kurban untuk Warga Terdampak Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
22 Juli 2021 12:57 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja salurkan daging hewan kurban pada masyarakat terdampak Covid-19. Menurut Wakil Ketua II Baznas Kota Jogja, Abdul Samik, penyaluran salah satunya di sejumlah dapur umum di wilayah Kota Jogja. Dapur umum ini dalam pengelolaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dan Satgas Covid-19 setempat.

Dari total dua sapi dan sembilan kambing yang Baznas Kota Jogja kelola distribusinya, sebanyak tujuh kambing diberikan pada sejumlah dapur umum. Penyaluran daging ini dalam rangka menyejahterakan masyarakat Kota Jogja dengan cara memberikan asupan makanan. Daging yang diberikan tidak hanya dalam bentuk mentah, namun ada juga yang sudah menjadi bahan makanan.

BACA JUGA : DPC PDIP Kota Jogja Bagikan Daging Kurban Door to Door

''Nantinya satu setengah sapi diwujudkan atau diolah menjadi abon untuk panti asuhan, pondok pesantren, dan difabel. Setengah sapi lain diberikan kepada Kampung Pintar dan kampung Zakat Wakaf Development Community (ZWCD) Sudagaran Sejahtera di Tegalrejo,'' kata Samik, Rabu (21/7/2021).

Sementara dua kambing lainnya akan diolah menjadi makanan dalam kemasan kaleng, lebih tepatnya makanan siap saji tengkleng. Namun saat ini proses pengemasannya belum selesai, masih membutuhkan waktu sekitar sebulan. Nantinya makanan siap saji ini akan didistribusikan pada masyarakat yang terdampak Covid-19 juga. Ini merupakan tahun kedua Baznas Kota Jogja menyalurkan daging kurban untuk warga terdampak Covid-19 sebagai usaha ketahanan pangan.

Dengan makanan yang bergizi ini, harapannya masyarakat yang menerima bisa mendapatkan imun dari daging. Serta bisa menambah keimanan dari berkah ibadah kurban.

BACA JUGA : 18 Sapi Kurban di Bantul Mengandung Cacing Hati

''Harapannya ada kesadaran masyarakat dan panitia kurban bahwa pelaksanaan ibadah kurban harus dilakukan dengan memenuhi ketentuan agama, baik secara teknis, kesehatan, dan kebersihan. Sehingga masyarakat bisa merasakan kemakmuran, tambah imun dan keberkahan, tambah iman,'' kata Samik.

Pemotongan hewan kurban dari Baznas Kota Jogja dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan. Bagi masyarakat yang tidak memotong hewan kurban secara swadaya juga bisa memotongnya di RPH yang berada dalam naungan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja ini.

RPH juga meningkatkan kapasitas pemotongan perhari. Apabila tahun lalu sehari maksimal memotong 60 sapi dan 40 kambing, tahun 2021 meningkatkan kapasitas dengan 75 sapi dan 80 kambing.

"Kami memberanikan diri untuk meningkatkan kapasitas pelayanan agar bisa lebih banyak membantu masyarakat untuk penyembelihan hewan kurban di masa pandemi, supaya tidak terjadi kerumunan," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Suyana.

Dalam meningkatkan kapasitas ini, Suyana menambah jumlah jagal dan pembantu jagal yang bertugas dalam penyembelihan hewan kurban. "Jumlahnya ada 60 jagal yang bekerja sejak pukul 01.00 WIB dini hari," katanya.

Petugas RPH Giwangan melakukan penyembelihan hewan kurban sejak dini hari agar dagingnya bisa segera didistribusikan ke masyarakat.