Advertisement

Diduga Terpapar Covid-19, Seorang Pemulung di Kota Jogja Ditemukan Meninggal di Jalan

Yosef Leon
Minggu, 25 Juli 2021 - 15:17 WIB
Sunartono
Diduga Terpapar Covid-19, Seorang Pemulung di Kota Jogja Ditemukan Meninggal di Jalan Ilustrasi mayat - Ist/Okezone

Advertisement

Harianjogja.com, GEDONGTENGEN - Seorang pemulung bernama Edi tanpa identitas ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/7/2021) malam di kawasan Jalan Jlagran Lor, Gedongtengen. Korban diduga meninggal akibat Covid-19 setelah sebelumnya beberapa saksi melihat korban batuk, flu dan demam.

Kasubag Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan, pada pukul 20.00 Wib warga sekitar masih melihat korban dalam keadaan hidup namun batuk-batuk. Warga kemudian berusaha menghubungi PSC YES dan juga Dinas Sosial Kota Jogja untuk segera menangani korban karena diduga terpapar Covid-19.

BACA JUGA : Covid-19 di Jogja Masih Bergejolak, Hari Ini 2.119 Orang

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Belum sempat mendapat perawatan korban kemudian ditemukan meninggal dunia pada pukul 22.00 Wib," ujar Timbul dikonfirmasi Minggu (25/7/2021).

Dia menambahkan, korban diketahui merupakan pemulung yang sehari-hari biasa beraktivitas di kawasan itu. Korban disebut telah lima tahun terakhir bermukim di sekitar lokasi. "Tidurnya di bawah pohon beringin depan kantor DPU dan korban diketahui menderita sakit delapan hari yang lalu," ungkapnya.

Korban kemudian dievakuasi oleh PSC YES Kota Jogja untuk kemudian dimakamkan secara protokol Covid-19. Pada tubuh korban juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. "Setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Satgas PSC Kota Jogja, korban dinyatakan Positif Covid-19," katanya.

BACA JUGA : Orang Tua Waspada! Ribuan Anak di DIY Terpapar Covid-19

Camat Gedongtengen, Ananto Wibowo membenarkan pemulung yang meninggal itu. Dia dihubungi warga setelah melihat korban tidak sadarkan diri di pohon beringin depan kantor DPU. "Karena indikasinya terpapar Covid-19 maka kami menghubungi BPBD dan juga PSC YES biar mereka yang evakuasi jenazah," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo: Tindak Korupsi Bisa Terjadi di Manapun

News
| Selasa, 27 September 2022, 18:07 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement