Adu Banteng, Dua Pemotor Tewas di Lokasi Kejadian

Ilustrasi. - Freepik
03 Agustus 2021 11:57 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO - Dua pemotor dilaporkan tewas setelah terlibat kecelakaan adu banteng di Jalan Gondosuli, Umbulharjo tepatnya timur Stadion Mandala Krida pada Senin (2/8/2021) malam sekira pukul 21.10 Wib. Keduanya yakni ADF, 26, dan BWD, 14, yang tewas di lokasi kejadian karena mengalami di bagian kepala yang cukup parah.

Kanit Lakalantas Polresta Jogja, Iptu Bagus Aryo mengatakan, insiden itu bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi (nopol) AB-3420-JB yang dikemudikan oleh ADF dengan membonceng rekan wanitanya yakni TJA, 23, melaju di Jalan Gondosuli dari arah selatan ke utara.

BACA JUGA : Adu Banteng dengan Mobil, Pengendara Sepeda Motor

Sesampainya di persimpangan tiga, korban lantas hendak berbelok ke arah kanan ke Jalan Timoho II. Di saat yang bersamaan dari arah berlawanan melaju pula BWD bersama rekannya yakni FIN, 15, dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter dengan nopol AB-5722-DH.

"Karena jarak sudah dekat dan tidak sempat menghindar sehingga terjadi benturan," kata Iptu Bagus, dikonfirmasi Selasa (3/8/2021).

Dia menyebut, akibat benturan yang cukup keras itu ke empat pengendara seketika terpental dan mengalami luka yang cukup serius. Warga juga sempat heboh dengan insiden tersebut. Mendapati laporan, personel Polsek bersama Polresta Jogja kemudian mendatangi lokasi untuk mengevakuasi para korban dan mengamankan lokasi.

Adapun, ADF yang merupakan warga Banguntapan, Bantul itu dikabarkan mengalami luka pada bagian dada yang memar, tulang rahang patah, bibir sobek, cedera di bagian kepala berat lalu meninggal dunia di lokasi kejadian. "Langsung dibawa ke RSUP. Dr. Sardjito Jogja," katanya.

Sementara, korban BWD seorang warga Gondokusuman, mengalami luka pada bagian bibir yang sobek, hidung keluar darah, telinga keluar darah, mata lebam, cedera kepala berat dan juga meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazahnya dibawa ke RSUP. Dr. Sardjito Jogja pula.

BACA JUGA : Terlibat Kejar-kejaran di Jl AM Sangaji, Remaja Tewas Tabrak 

Kemudian dua korban lainnya yakni TJA warga Banguntapan, Bantul, mengalami luka cedera kepala sedang (tulang tengkorak ada yang pecah bawah), benjolan di kepala, keluar darah aktif di telinga, kesadaran menurun, serta tidak bisa di ajak komunikasi.

"Dan korban FIN yang warga Pengok mengalami bibir memar, mata kanan lebam, dahi kanan benjol, dan cedera kepala berat saat ini kedua korban yang selamat tengah berobat di RSUP Dr. Satdjito," katanya.