Gejala Awal Ebola Varian Bundibugyo, Jangan Terkecoh Mirip Flu Biasa
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Dekan Fakultas Peternakan UGM Profesor Ari Agus (kedua dari kanan) secara simbolis menerima paket bantuan telur dan daging untuk disalurkan ke masyarakat dari perwakilan Japfa, Dody Agung P. Jumat (6/8/2021)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Ratusan paket telur dan daging ayam didistribusikan untuk tenaga kesehatan (Nakes) dan warga yang menjalani isolasi mandiri oleh PT Japfa melalui kerja sama dengan Fakultas Peternakan UGM dan Kagama. Kebutuhan protein hewani dinilai mampu memberikan sumber imun bagi tubuh terutama albumin yang bisa didapatkan dari putih telur.
Plan Manager Area Jogja Japfa Dody Agung menjelaskan bantuan untuk nakes dan warga Isoman untuk wilayah DIY sebanyak 500 paket. Secara umum, Japfa menyediakan 4.000 paket untuk beberapa kabupaten dan kota. Total terdiri atas 2.500 kilogram daging ayam dan 40.000 butir telur. Adapun proses distribusi di DIY melalui kerja sama dengan Fakultas Peternakan UGM serta pengurus Kagama.
"Untuk DIY ini disalurkan ke masyarakat yang menjalani isoman serta tenaga kesehatan di lingkungan UGM, salah satunya ke RS Akademik UGM. Untuk menyalurkan ke masyarakat melibatkan Kagama," katanya, Jumat (6/8/2021).
Baca juga: KPU Bantul Gelar Pemilos Serentak SMP-SMA secara Daring
Ia berharap melalui bantuan bahan pangan dari protein hewani dapat mendorong peningkatan kualitas kesehatan, terutama terkait dengan imun tubuh yang kuat. Mengingat protein merupakan komponen penting dari setiap sel dalam tubuh. Asupan protein yang cukup dapat membentuk antibodi untuk membantu mencegah serangan penyakit dan infeksi pada tubuh.
"Aasupan makanan bergizi tinggi diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh," katanya.
Dekan Fakultas Peternakan UGM Profesor Ari Agus mengatakan semua pihak prihatin dengan kondisi pandemi saat ini, sehingga semua harus bergotong royong saling meringankan beban. Terutama tenaga kesehatan yang saat ini berjuang membantu penanganan Covid-19 perlu mendapatkan perhatian. Salah satu bentuknya melalui pemberian bahan pangan hasil peternakan.
Baca juga: Angka Kematian RI karena Covid Masih Tertinggi
"Peternakan merupakan produk pangan berkualitas, ini salah satu cara meningkatkan imunitas, apalagi warga yang menjalani isolasi mandiri, persoalan logistik jadi tantangan," katanya.
Ia menambahkan dari beberapa penelitian ilmiah yang ia ketahui salah satu cara mengantisipasi fatalitas dari kasus covid adalah meningkatkan konsumsi protein terutama albumin. Salah satu sumber yang paling murah adalah putih telur. Oleh karena bahan pangan seperti telur sangat cocok untuk diberikan kepada masyarakat pada masa pandemi ini.
"Sumber albumin sebenarnya banyak dari ikan Gabus, Ikan Sidat tetapi kan susah didapat. Kalau telur sangat mudah didapat, telur juga merupakan bahan pangan yang murah, tidak perlu kulkas untuk menyimpan sehingga simpel, cara konsumsi mudah sangat dikenal oleh masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Cek jadwal SIM Sleman Juli 2026 lengkap: Satpas, SIM keliling, MPP, dan layanan malam di Sleman City Hall. Simak syarat, biaya, dan tipsnya.
Rangkuman 10 berita terpopuler Harianjogja.com edisi 9 Juli 2026, dari program MBG, investasi, hingga Mandala Krida.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Juli 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A dan C.
Bus KSPN Jogja 2026 hadir dengan tarif mulai Rp12.000. Cek jadwal dan rute ke Pantai Drini, Parangtritis, dan Obelix.
SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026 hadir dengan layanan siang dan malam. Cek jadwal, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.